Batusangkar Gelar Bazaar Batu Akik

Bazar Batu Akik.

Bazar Batu Akik.

Advertisements

Tanahdatar,PADANGTODAY.com-Tren batu akik yang sangat digandrungi oleh masyarakat dari kalangan tua dan muda berbagailatar belakang pekerjaan pegawai negeri, pegawai swasta, pengusaha serta masyarakat umum maupun petani akhir-akhir ini membuat para pengusaha berinisiatif mengelar pameran dan bazar batu akik di wilayah Tanah Datar yang berpusat di ibukotanya Batusangkar.

Pameran yang menghadirkan pengusaha dan pengrajin batu akik membuka counter di pelataran parkir Pasar papan batusangkar berlangsung selama 3 hari, dari tanggal 6 hingga 8 maret 2015. Para pengrajin batu akik ini berasal dari Propinsi Nangroe Aceh Darusalam, Jawa, Sumatera barat, kalimantan, serta tuan rumah Tanahdatar.

Anton (26) salah seorang peserta pameran mengatakan kepada Rakyat Sumbar para pengunjung yang menyaksikan pameran batu tersebut membludak, berasal dari dalam dan luar Propinsi Sumatera Barat.

Dalam pameran ini para pengrajin batu akik memamerkan berbagai macam batu berasal dari Sungai dareh, Giok aceh, bacan doko, limau manis, merah delima, lumuik suliki dan jenis batu lainnya.

“Pengunjung tinggal memilih batu mana yang ia sukai tinggal diikat dengan cincin berlapis emas, atau cincin perak ataupun Titanium,” ujarnya.

Batu-batu tersebut tidak hanya dibentuk seperti cincin dan kalung. Beberapa batu juga dibuat menjadi beberapa jenis hewan seperti kura-kura, ikan dan buaya. Harga batu tersebut dari Rp. 100 ribu hingga jutaan rupiah setelah diikat dengan cincin.

Penghobi batu akik ini menyukai batu jenis bacan karena batu bacan adalah jenis batu hidup dan bisa berubah warna menjadi lebih jernih.

Disampaikan Batu yang paling diminati pada pameran ini jenis Raflesia, Lumuik dan Pancar.
Namun disamping itu tak kalah menariknya batu asal Tanahdatar seperti Satumpuk bungo Tanjung, Ginyang padang ganting, lumuik Sialahan dan batu asal padang Magek cukup banyak diminati oleh pengunjung.

Sementara itu salah seorang pengobi batu akik Ferri maulana (28) menyebutkan, batu yang dijual di pameran ini cukup menarik dan murah sehingga cukup pas dengan isi saku pengunjung “batu ini rata-rata dijual seharga 30- ribu sampai 100 ribu, kalau batu jenis raflesia dan lumik sialahan serta badar saya beli seharga 30 hingga 50 ribu per satu batu “Ujar lelaki asal Damasraya ini, Makin malam makin ramai pengunjung pameran ini.(romi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*