Bawa Kabur Motor Orang Dua ABG di Piaman Diciduk Polisi

2 tsk curamor yang ditangkap polres pariamanPARIAMAN, PADANGTODAY.COM-Dua  Anak Baru Gede (ABG) ditangkap polisi, karena diduga mencuri satu unit sepeda motor jenis Honda Scopi BA 3128 WF di Desa Kampung Kandang, Kecamatan Pariaman Selatan, Kota Pariaman.

Advertisements

Dua ABG yang ditangkap pada hari yang berbeda itu, OS (16) dan RP (14).

OS ditangkap di Desa Batang Kabuang, Kecamatan Pariaman Timur, Senin (9/2) sekitar pukul 18.00 WIB.

Sedangkan RP yang masih berstatus pelajar di salah satu SMP di Kota Pariaman ini ditangkap polisi  di rumahnya, Desa Batang Kabuang, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, Selasa (10/2) sekitar pukul 15.00 WIB.

Saat ini dua tersangka  diamankan dalam ruangan tahanan Mapolres Pariaman.

Kapolres Pariaman AKBP Gandung D Wardoyo SIk dan AKP Hidup Mulia ( Kasat Reskrim )  mengakui habis menangkap dua ABG, karena diduga mencuri sepeda motor dalam wilayah hukumnya.

Katanya, tersangka yang pertama kali ditangkap adalah OS. Kemudian kasus dikembangan ditangkaplah tersangka RP di rumahnya.

“Sekarang ke dua orang tersangka bersama Barang Bukti (BB) sepeda motor Scopi yang telah ditrondolkan telah kita amankan untuk proses lebih jauh di Mapolres Pariaman,” ungkapnya.

Katanya, kedua tersangka melakukan pencurian kendaraan jenis Honda Scopi BA 3128 WF milik Afrinaldi (29) lagi parkir di rumahnya Desa Kampung Kandang, Kecamatan Pariaman Selatan, Kota Pariaman, 18 Januari 2015 sekitar pukul 14.00 WIB. Adapun pengakuan tersangka sepeda motor korban masih terpasang kontaknya.

Melihat kondisi demikian tersangka mencuri kendaraan tersebut dan langsung membawa kabur sepeda motor korban ke kampung halamannya, Desa Batang Kabuang Pariaman. Sesampai di kampungnya, tersangka langsung trondolkan kendaraan korban. Sebab, tersangka mempergunakan untuk operasional dirinya di kampung halaman.

Anehnya, setelah tiga hari tersangka mencuri, tiba-tiba sepeda motor korban tersebut ditinggalkan begitu saja di belakang Kantor Desa Batang Kabuang Pariaman. Melihat kondisi demikian masyarakat setempat mencurigai sepeda motor tersebut.

Berdasarkan hal demikian masyarakat melaporkan ke Polres Pariaman untuk dilakukan cros cek tentang sepeda motor yang ditinggal pemiliknya itu. Tanpa membuang waktu polisi mengamankan sepeda motor tersebut.

“Kita langsung melakukan penyelidikan di lapangan. Dalam penyelidikan kita  mendapatkan informasi, kalau tersangka pernah memakai sepeda motor tersebut. Akhirnya, tersangka kita tangkap di sekitar rumahnya masing-masing,” tandasnya.

Lebih jauh disampaikan, KBO Reskrim Polres Pariaman Ipda Nuzirwan menyatakan kasus dua  tersangka curamor ini masuk dalam kategori dipersi ( perdamaian di luar persidangan). Dipersi tersebut diatur dalam Undang-Undang no 11 tahun 2012.

Dalam UU tersebut katanya, menyebutkan bagi pelaku kejahatan yang masih anak-anak dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara wajib dilakukan dipersi. Akan tetapi, proses tersebut ditetapkan oleh pengadilan.

“Tapi, kalau anak-anak tersebut telah melakukan kejahatan lebih dari satu kali langsung diproses sesuai dengan aturan yang berlaku di negara ini. Kemungkinan dua tersangka ABG ini dapat bebas dari jeratan hukuman. Namun demikian, tentu dilakukan proses lebih jauh sebelumnya,” tambahnya mengakhiri. (eri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*