Bawaslu Periksa Nevi Zuairina

 

    Padang-today.com – Bawaslu Kabupaten Limapuluh Kota memeriksa Nevi Zuairina Irwan Prayitno caleg DPR-RI dari PKS diduga kampanye di salah satu sekolah.

“Pihak memeriksa Nevi Zuairina untuk meminta klarifikasi terkait dugaan kampanye di sekolah,”kata Ketua Bawaslu Kabupaten Limapuluh Kota, Yoriza ketika dihubungi.

    Sebagaiman diketahui Nevi Zuairina merupakan caleg PKS untuk DPR-RI nomor urut 1 dapil Sumbar II.

Ia menjelaskan, Bawaslu bersama Gakhumdu meminta klarifikasi pada Nevi Zuairina terkait dugaan kampanye di SMK 2 Guguak Kabupaten Limapuluh Kota pada 31 Januari 2019.

“Dugaan kampanye pelanggaran pemilu yakni  Nevi Zuairina Irwan Prayitno membagi kartu nama pada sejumlah guru-guru di sekolah itu,”ungkap dia.

    Bawaslu mengajukan sebanyak 18 pertanyaan pada Nevi Zuairina terkait kasus dugaan pelanggaran kampanye dilakukan caleg tersebut di sekolah.

“Dari Bawaslu ada koordinator Divisi hpp dan staf, enam penyidik Polresta  Kabupaten Limapuluh dan jaksa,”jelas Yoriza.

    Dia menambahkan, Bawaslu baru tahap pertama yakni meminta klarifikasi pada caleg tersebut, nantinya melakukan kajian dan melaporkan hasil klarifikasi pada 11 Maret 2019. Dari hasil tersebut diputuskan apakah kasus dilanjutkan pada tahap penyidikan.

“Bawaslu bersama Gakhumdu sudah memeriksa sebanyak 12 saksi terkait kasus tersebut,”jelas Yoriza.

    Ia menyatakan, setiap pelaksana, peserta, dan tim kampanye Pemilu dilarang menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah sesuai dengan UU nomor 7 Tahun 2019 Tentang Pemilihan Umum pasal 280 ayat 1 jo pasal 521 ancaman hukuman dua tahun penjara dan denda sebesar Rp 24 juta.

    “Hukuman berat berupa ancaman pidana paling lama dua tahun dan denda maksimal Rp24 juta jika dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukannya Caleg PKS di SMKN 2 Guguak terbukti,”kata dia.(dg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas