Bawaslu Sumbar Rancang Aplikasi Pelaporan Online


Padang-today.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) merancang aplikasi sistem pelaporan online dugaan pelanggaran pemilu atau pemilihan yang sedang berlangsung kepada badan ini.

Sistem pelaporan online di berinama
Aplikasi SPASI (Sistem Pelaporan dan Perlindungan Saksi). Aplikasi ini rancang atas gagasan Karnalis Kamaruddin Kepala Sekretariat Bawaslu Sumbar.

“Aplikasi ini dirancang masih minimnya partisipasi masyarakat dalam melakukan dugaan pelanggaran Pemilu,”kata Karnalis Kamaruddin di Padang.

Berdasarkan data Bawaslu Sumbar lanjut Karnalis, kasus dugaan pelanggaran dilaporkan masyarakat sebanyak 600 an , sedangkan temuan dari Bawaslu sendiri sebanyak 700 kasus sepanjang periode pemilu dan pemilihan sejak 2014 sampai 2020 lalu.

“Dari data ini jelas terlihat  dugaan pelanggaran pemilu yang dilaporan langsung dari masyarakat minim,”terang dia.

Menurut Karnalis, minimnya pelaporan masyarakat ke Bawaslu atas dugaan pelanggaran pemilu disebabkan berbagai faktor.

Masyarakat enggan melapor, penyebabnya bisa saja karena urusannya dirasa terlalu ribet, karena harus datang ke kantor Bawaslu untuk melapor, dan dilanjutkan dengan menyerahkan laporan dan sebagainya.

“Pihaknya berharap partisipasi aktif masyarakat datang langsung melaporkan ke Bawaslu atas dugaan pelanggaran,”ungkap dia.

Dia menyatakan, adanya aplikasi SPASI ini, memudahkan laporan dari masyarakat. Pelapor tidak perlu lagi datang ke kantor Bawaslu Sumbar karena mereka bisa beri laporan dugaan pelanggaran dimana dan kapan saja.

Aplikasi ini juga akan menghindari tindakan intimidasi terhadap pelapor dari pihak terlapor, mengingat hal itu berhubungan dengan keamanan dan kenyamanan si pelapor.

Selain itu, dengan aplikasi SPASI ini identitas pelapor dirahasiakan termasuk saksi-saksi yang dibawa pelapor untuk diperiksa,”jelas Karnalis Kamaruddin.

Dia menyebutkan aplikasi yang dibuat ini juga sebagai syarat atas pelatihan kepemimpinan nasional tingkat II angkatan XIII yang sedang diikutinya di Aceh.

“Aplikasi SPASI ini yang dirancangnya juga dapat dukungan dari pihak kepolisian dan juga pihak akademisi di Sumbar,”imbuhnya.

Sementara itu, Ratna Dewi Pettalolo Anggota Bawaslu RI dari Divisi Penanganan Pelanggaran, memberikan apresiasi aplikasi SPASI online yang dibuat Karnalis ini.

Bahkan Dewi Pitalolo juga menghadiri langsung launching aplikasi ini di Padang beberapa waktu lalu.

“Semoga dengan sistem pelaporan dan perlindungan saksi online ini mampu memberikan solusi, kenyamanan dan memudahkan masyarakat dalam memberikan laporan setiap dugaan pelanggaran pemilu atau pemilihan,” imbuh Ratna Dewi Pettalolo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*