Bawaslu Teruskan Kasus Ketua KPU Pariaman ke DKPP

 

    Padang-today.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pariaman meneruskan kasus dugaan pelanggaran kode etik dilakukan ketua KPU Pariaman ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP).

“Bawaslu kota pariaman sudah selesai proses penanganannya hasilnya adalah ada dugaan pelanggaran kode etik dan akan diteruskan ke DKPP di Jakarta,”kata Ketua Bawaslu Pariaman Riswan saat dikonfirmasi dari Padang.

Sebelumnya Ketua KPU Kota Pariaman, Abrar Azis dilaporkan ke Bawaslu Kota Pariaman terkait foto makan malam bersama dengan koordinator juru bicara BPN Prabowo-Sandi pada awal Februari 2019

   Hasil kajian Bawaslu dalam penanganan kasus tersebut dimana Abrar Azis diduga melakukan pelanggaran kode etik penyelenggaraan Pemilu oleh Abrar selaku Ketua KPU. Karena ini menyangkut etik, maka diteruskan ke DKPP.

   “Dugaan pelanggaran dimaksud termaktub di dalam Peraturan DKPP Nomor 2 Tahun 2017 tentang kode  etik dan pedoman perilaku penyelenggara Pemilu. Sebagaimana diatur dalam pasal 8 huruf b dan I, pasal 14 huruf c dan pasal 15 huruf a serta peraturan DKPP nomot 12 Tahun 2017 Tentang kode etik dan pedoman prilaku penyelenggaraan Pemilu,”jelas Riswan.

Riswan menambahkan, Bawaslu menuruskan surat ke DKPP pada 20 Februari 2019. Pihaknya menunggu kapan jadwal sidang.

“Untuk lokasi sidangkan kemungkinan di Bawaslu Sumbar,”imbuhnya.

Sedangkan kasus kedua masuk ke Bawaslu yakni koordinator divisi teknis KPU Kota Pariaman, Syufli juga dilaporkan ke Bawaslu Kota Pariaman. Syufli dilaporkan karena diduga melanggar kode etik penyelenggara pemilu karena kehadiran dirinya pada kegiatan kampanye salah seorang caleg Partai Nasdem Kota Pariaman di Kecamatan Pariaman Tengah.

Riswan menyatakan pihaknya telah meregister laporan pelanggaran pemilu untuk dilakukan pengkajian, karena telah memenuhi syarat formil dan materil.

      “Syaratnya telah terpenuhi, kami lanjutkan dengan melakukan kajian awal,” ujarnya di Pariaman, Kamis (21/2).

    Riswan menjelaskan, Bawaslu Kota Pariaman telah menjadwalkan klarifikasi terhadap sejumlah pihak termasuk pelapor, terlapor dan pihak lain.

     Pihaknya bakal mengundang sejumlah pihak terkait untuk dilakukan klarifikasi.

   “Minggu depan kami akan lakukan klarifikasi, semuanya telah terjadwal,”ungkap dia.

     Sementara itu Abrar Azis Ketua KPU Pariaman menyatakan, itu kewengan bawaslu meneruskan kasus dugaan pelanggaran kode etik ke DKPP.

“Saya akan mengikuti proses bila nantinya DKPP bakal melakukan persidangan kasus dugaan pelanggaran kode etik sebagaimana apa yang dilakukan Bawaslu Pariaman,”kata dia.

Hingga saat ini belum mendapatkan surat secara resmi dari DKPP. “Tahu kasusnya sudah diteruskan Bawaslu Pariaman pada Kamis (21/2),itupun dari rekan media,”jelas Abrar.

Abrar menambahkan, DKPP nantinya akan menyurati bila perkara telah diregistrasi.

“Saya secara prinsip siap untuk menghadapi persidangan bakal digelar DKPP, tunggu saja surat pemberitahuan persidangan yang diberikan DKPP,”imbuh dia.(dg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas