Beri Rasa Aman, Pemko Payakumbuh Komit Tertibkan PKL

Dahler Kadis Koperindag, Pasar dan UMKM Kota Payakumbuh.

Dahler Kadis Koperindag, Pasar dan UMKM Kota Payakumbuh.

Payakumbuh, PADANGTODAY.com-Penertiban pedagang kaki lima (PKL) di pusat perniagaan atau di blok pertokoan bertingkat Payakumbuh, akan dilakukan Pemerintah Kota Payakumbuh, dalam bulan Maret ini. Sosialisasi untuk itu sudah dilakukan Dinas Koperasi UKM Industri Perdagangan kepada seluruh PKL, sejak Februari lalu. Penertiban, intinya memberikan kenyaman bagi pembeli dan PKL bersangkutan dalam berjualan dan bertransaksi.

Kepala Dinas Koperasi UKM Industri Perdagangan Payakumbuh Dahler, SH, di Balaikota Payakumbuh, Selasa (3/3), menginformasikan, pertemuan terakhir dengan PKL konveksi telah dilakukan pemko, di Balaikota Payakumbuh, Senin (2/3). Dalam pertemuan yang dihadiri Walikota Riza Falepi itu, disepakati, para PKL setuju untuk direkolasi ke eks terminal angkutan kota, di samping pusat  pertokoan bertingkat blok timur.

“Mereka (PKL), sudah setuju untuk pindah atau direlokasi ke terminal angkutan kota,” tegas Dahler.

Hanya saja, tambah Dahler, permintaan PKL agar pemko komit menertibkan PKL yang nakal, berjualan pada lokasi yang sudah terlarang. Untuk itu, katanya, Dinas Koperasi UKM Industri Perdagangan akan terus menerus menurunkan  petugas trantib, menertibkan PKL nakal tersebut. Menurut Dahler, para pedagang boleh mengirim SMS langsung kepada kadis dan jajarannya, jika ada pedagang yang berjualan di luas lokasi yang sudah ditetapkan pemko, tegasnya.

“Berdasarkan spesifikasinya, di lokasi yang baru itu, para PKL  akan ditempatkan sesuai dengan penjenisannya.  Pemko juga akan menertibkan, PKL yang sengaja memindahkan hak sewa kepada pedagang lain. Nanti akan ketahuan, siapa pedagang yang nakal mengalhkan hak sewa di bawah tangan,” ungkapnya.

Terhadap pedagang buah-buahan, kata  Dahler, nanti tak ada lagi yang berjualan di pinggir jalan atau di pertigaan jalan. Seluruh pedagang buah akan terpusat di blok pertokoan timur di Jalan A. Yani Payakumbuh.

Meski Dahler tidak menampik, adanya keinginan untuk menjadikan pasar lantai 2, baik yang di kawasan Pasar Atas maupun Aprilia, sebagai sentra penjualan batu akik. Namun demikian, pihaknya akan  membicarakan peluang itu dengan pimpinan. “Saya akan bicarakan persoalan ini lebih lanjut dengan pimpinan,” tegasnya.(mnc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*