Berikan Layanan Terbaik, Kadis PMPTP Perintahkan TIM LKPM Online Tingkatkan Kunjungan ke Pelaku Usaha*

Padang-today.com___Guna memberikan kemudahan berusaha kepada investor dan pelaku usaha, Kepala Dinas PMPTP Rudy Repenaldi Rilis, S.STP, MM perintahkan TIM LKPM Online agar lebih intens melakukan kunjungan ke pelaku usaha yang wajib Lapor Kegiatan Penanaman Modalnya (LKPM) di Padang Pariaman.

Hal ini ditegaskan Rudy agar semua perusahaan yang wajib LKPM tidak lupa dengan kewajibannya, sekaligus melalui kewajiban ini kita dapat memantau pergerakan investasi di Padang Pariaman.

Ia mengatakan, pihaknya sedang gencar-gencarnya melakukan terobosan dalam bentuk inovasi dalam pelayanan.

Salah satunya adalah Klinik LKPM (Konsultasi Layanan Investasi dan Pendampingan Proses Pelaporan Kegiatan Penanaman Modal), yang telah dilaunching awal tahun ini, berdasarkan Keputusan Kepala DPMPTP Kab. Padang Pariaman Nomor: 46/KEP/DPMPTP/2018.

Ia berharap kepada investor baik yang baru memulai usaha maupun yang melakukan perluasan usaha di daerah itu, agar mematuhi segala aturan dan mengurus segala perizinan yang wajib dipenuhi oleh investor sehingga investor aman dan nyaman berusaha.

Sementara Kepala Bidang Penanaman Modal Jon Eka Putra, S.Sos, M.Si mengatakan, walaupun pada dasarnya mereka bisa melakukan pelaporan secara mandiri, namun pada kenyataanya sering terjadi keterlambatan malahan tidak melaporkan sama sekali LKPM Online nya.

Terkait hal itu DPMPTP hadir untuk mereka, dengan melakukan pendampingan sampai ke Pelayanan Prioritas.

“Kita akan bantu mereka mulai dari mendaftarkan akun (hak akses LKPM Online) sampai penyampaian laporan secara online, verifikasi laporan hingga memfasilitasi setiap permasalahan yang dihadapi perusahaan, kita ingin mereka rasakan kehadiran kita. Oleh karena itu Klinik LKPM salah satu solusi terbaik yang kita lakukan,” ungkap Jon Eka Putra, yang akrab disapa Pak JEP.

JEP melanjutkan, diaplikasi SPIPISE BKPM tercatat perusahaan yang wajib memberikan Laporan Perkembangan Penanaman Modal di Padang Pariaman berjumlah 31 perusahaan.

Hingga saat ini pihaknya sudah melakukan pendampingan sebanyak 15 perusahaan.

” Sedangkan sisanya menjadi tanggung jawab kita dan fokus utama Tim LKPM Online tahun ini, disamping perusahaan baru yang juga akan kita dampingi,” katanya mengakhiri. (Herry Suger)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas