Berikut Ini Nama Kandidat Kuat Menteri Bidang Kesra Jokowi

khofifah-indarJakarta, PADANGTODAY.com – Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) hingga kini belum mengumumkan nama-nama menteri yang ditunjuknya. Kemungkinan Jokowi akan mengumumkannya mendekati pelantikannya sebagai Presiden ke-7 RI pada 20 Oktober mendatang, karena nomenklatur kementerian baru akan dirilis pekan depan.

Advertisements

Namun terlepas dari hal itu, Jokowi sudah memastikan bahwa kementerian tetap berjumlah 34, termasuk 3 menteri koordinator. Dengan jumlah 3 menteri koordinator, kemungkinan bidang yang dibawahinya juga sama seperti yang sudah-sudah, yakni politik hukum keamanan, perekonomian dan kesejahteraan rakyat.

Sejumlah nama kandidat menteri sudah beredar di publik untuk mengisi pos-pos kementerian, termasuk bidang kesejahteraan rakyat (kesra). Berikut nama-nama calon menteri bidang kesra Jokowi-JK yang beredar:

1.Muhaimin Iskandar (Menko Kesra)
Meski Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) tidak menjamin Menko Kesra berasal dari orang politik, nama Muhaimin Iskandar mencuat untuk mengisi pos ini. Dalam polling yang dibuat Jokowi Center, ketua umum PKB ini menempati posisi teratas.

Hasil ini tidak mengherankan, mengingat Cak Imin, sapaan akrabnya, juga menjabat Menakertrans (bidang kesra) dalam Kabinet Indonesia Bersatu II. Pria 48 tahun kelahiran Jombang ini memperoleh gelar sarjana politik dari Universitas Gadjah Mada dan magister komunikasi dari Universitas Indonesia.

Muhaimin Iskandar dalam pengalaman kerjanya pernah menjadi staf pengajar Pesantren Denanyar, Jombang, Kepala Divisi Penelitian Lembaga Pendapat Umum, Jakarta, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengembangan Tabloid Detik, wakil ketua DPR RI selama 2 periode (1999-2004 dan 2004-2009).

2.Ali Ghufron Mukti (Menteri Kesehatan)
Nama Ali Ghufron Mukti mencuat sebagai calon menteri kesehatan dalam polling Jokowi Center dan Kawal Menteri. Hal itu tidak mengejutkan mengingat pria 52 tahun kelahiran Blitar tersebut kini menjabat wakil menteri kesehatan.

Ali Ghufron memperoleh gelar sarjana kedokteran dari Fakultas Kedokteran UGM pada 1988, kemudian S2 Tropical Medicine, The Department of Tropical Hygiene, Mahidol University, Bangkok, Thailand pada 1991, lalu S3 Faculty of Medicine, University of Newcastle, Australia? pada? 2000.

Pakar Jamkesmas ini juga merupakan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada termuda yang menjabat pada usia 46 tahun.

3.Anies Baswedan (Menteri Pendidikan)
Nama Anies Baswedan mencuat di hampir semua polling calon menteri yang digelar oleh relawan masyarakat sipil. Hal ini tidak mengherankan mengingat pria 45 tahun keturunan Arab tersebut kini menjabat sebagai Rektor Universitas Paramadina. Bahkan dia tercatat sebagai rektor termuda di Indonesia karena dilantik saat masih berusia 38 tahun.

Pria yang sekarang menjadi salah satu Deputi Tim Transisi Jokowi-JK ini memperoleh gelar sarjana dari Fakultas Ekonomi UGM pada 1995, kemudian master bidang keamanan internasional dan kebijakan ekonomi di School of Public Affairs, University of Maryland, College Park pada 1997, dan gelar doktor bidang ilmu politik di Northern Illinois University pada tahun 1999.

Dia juga dikenal sebagai pencetus gerakan Indonesia Mengajar dan Turun Tangan.

4.Lukman Hakim Saifuddin (Menteri Agama)
Nama Lukman Hakim Saifuddin moncer hampir di seluruh polling calon menteri Jokowi-JK. Hal ini tak mengherankan, mengingat wakil ketua umum PPP tersebut kini mengisi kursi jabatan yang sama sejak 9 Juni lalu menggantikan Suryadharma Ali yang terjerat kasus korupsi.

Lukman tercatat pernah menjadi anggota DPR RI periode 1999-2004, 2004-2009 dan 2009-2014 dari Partai Persatuan Pembangunan mewakili Jawa Tengah. Ia juga pernah menjabat Wakil Ketua MPR RI periode 2009-2014.

Pria 51 tahun ini merupakan tokoh NU dan menjabat sebagai Wakil Sekretaris Pimpinan Pusat Lembaga Kemaslahatan Keluarga NU (LKKNU) 1985-1988. Selanjutnya pada tahun 1988-1999 Lukman berkiprah di Lajnah Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (Lakpesdam) NU sebagai Wakil Sekretaris, Kepala Bidang Administrasi Umum, Koordinator Program Kajian dan Penelitian, Koordinator Program Pendidikan dan Pelatihan, hingga menjadi Ketua Badan Pengurus periode 1996-1999.

5.Khofifah Indar Parawansa (Menteri Sosial)
Nama Khofifah mencuat di dua polling calon menteri, yakni kabinetrakyat.org dan kabinetkita.org. Hal ini tidak mengherankan jika mengingat dia pernah mengisi pos menteri negara pemberdayaan perempuan pada era Presiden KH Abdurrahman Wahid.

Master Ilmu Politik dari Universitas Indonesia ini sudah menjadi anggota DPR pada 1992 (PPP), dan menjadi wakil ketua DPR pada 1999 (PKB). Dia juga pernah menjabat sebagai Ketua Komisi VII DPR pada 2004-2006. Dia kini menjabat Ketua PP Muslimat Nahdlatul Ulama.

Khofifah pernah dua kali mencalonkan diri sebagai gubernur Jatim, yakni pada? 2008 dan 2013, namun kalah. Pada Pilpres 2014, dia didapuk menjadi Juru Bicara Jokowi-JK.(mr/nol)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*