Bersama BLK Payakumbuh dan Padang, 16 Pemuda Manggilang Diberi Bantuan Modal

Wakil Bupati Limapuluh Kota Ferizal Ridwan di Balai Latihan Kerja (BLK) Payakumbuh dan Kota Padang, Kamis (30/6) siang.

Wakil Bupati Limapuluh Kota Ferizal Ridwan di Balai Latihan Kerja (BLK) Payakumbuh dan Kota Padang, Kamis (30/6) siang.

Advertisements

Limapuluh Kota, PADANG-TODAY.com-Upaya menciptakan lapangan kerja baru melalui pelatihan teknik berbasis kompetensi bagi para pemuda terampil untuk menekan angka pengangguran mulai diwujudkan oleh Pemkab Limapuluh Kota. Salah satunya melalui pemberian pelatihan teknik, hingga bantuan modal usaha bagi kelompok usaha anak nagari.

Seperti program yang tengah digeber Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan, melalui kerjasama Balai Latihan Kerja (BLK) Payakumbuh dan Kota Padang, Kamis (30/6) siang. Sebanyak 16 orang pemuda Manggilang, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, diberi bantuan modal untuk membuka lapangan kerja di nagari tempat tinggalnya.

Bantuan modal usaha senilai 3 juta rupiah itu, diserahkan langsung Wabup Ferizal kepada kelompok usaha yang baru saja dibentuk oleh anak nagari Manggilang, begitu mereka selesai mengikuti serangkaian pelatihan teknik yang diberikan BLK. Pelatihan teknik berbasis kompetensi itu di antaranya, pelatihan menjahit, otomotif dan las.

“Saya berharap, modal usaha menjadi penyokong atau pemancing bagi adik-adik kami, agar menjadi pondasi pengembangan usaha bagi peserta pelatihan teknik di Nagari Manggilang. Agar mampu bersaing, silahkan buat program kelompok, seperti kelompok usaha perbengkelan,” kata Ferizal dalam sambutannya.

Modal usaha oleh Wabup Ferizal Ridwan, diberikan seiring ditutupnya pelatihan teknik las dan otomotif yang diikuti sekitar 16 pemuda Manggilang sejak beberapa bulan lalu. Selain Ferizal, hadir dalam penutupan itu Kepala BLK Padang Zamhir, Kepala BLK Payakumbuh Daswing, serta Camat Pangkalan Koto Baru Andri Yasmen.

Kemudian juga, Pejabat Walinagari, serta Walinagari Manggilang terpilih, Ketua Bamus, juga puluhan orang tua para peserta. Khusus di Manggilang, Ferizal berharap, program tersebut ke depan dapat diperkuat oleh pemerintah nagari melalui Dana Desa, serta Peraturan Nagari (Pernag).

“Apabila program ini berjalan baik, maka ke depan kita akan memulai program wirausaha pemula mandiri yang ada di bawah Kementrian Pemuda dan Olahraga RI. Saya dapat kabar, ada anggaran dana bantuan 20 hingga 30 juta rupiah per kelompok usaha. Ini nanti akan saya upayakan,” tutur Ferizal.

Putra Lareh Sago Halaban itu memastikan, pihaknya juga telah membangun komunikasi dengan kementerian Tenaga Kerja di Pusat. Untuk itu, ia meminta Pemerintah Nagari, serta para pemuda dapat terus membangun komunikasi yang baik dan menghindari hal-hal yang dapat merusak kepercayaan orang lain.

Menteri Tenaga Kerja RI M Hanif Dakhiri, beberapa waktu lalu sudah berjanji akan berkunjung ke Limapuluh Kota, guna melihat sejauh mana program pengentasan pengangguran yang dilakukan oleh BLK. Seperti pelatihan berbasis kompetensi, guna mengurai 7.236 angka pengangguran di Limapuluh Kota pada tahun ini.

Ferizal mengaku sangat berterima kasih kepada BLK Padang dan Payakumbuh, sebab sudah memberi perhatian terhadap generasi muda. Program-program seperti ini, katanya, perlu menjadi perhatian semua unsur guna mengurangi angka pengangguran dan angka kejahatan.

Kepala BLK Padang, Zamhir, dalam sambutannya menyebut, para generasi muda sudah sepantasnya memperoleh perhatian dan diarahkan oleh pemerintah supaya tidak terjebak dengan dunia luar. BLK, katanya, merupakan lembaga yang bernaung di bawah Kementerian Tenaga Kerja.

“Ada tiga target pencapaian kami di BLK terhadap program yang sudah berjalan ini, yakni bagaimana para peserta bisa memperoleh pelatihan berbasis kompetensi, menjaga dan meningkatkan daya saing, serta dapat terserap di pasar kerja,” sebutnya.(rel/Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*