Bicara Olahraga Prestasi, PON Sudah Membuktikan, Porprov Harus Berorientasi Prestasi Non Prestise

Kadispora Sumbar yang juga Plt Wako Payakumbuh H Priadi Syukur SH MH di jumpa dan silaturahmi dengan para Wartawan Payakumbuh di Rumah Makan Pangek Situjuah Payakumbuh

Kadispora Sumbar yang juga Plt Wako Payakumbuh H Priadi Syukur SH MH di jumpa dan silaturahmi dengan para Wartawan Payakumbuh di Rumah Makan Pangek Situjuah Payakumbuh

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Pekan Olahraga Provinsi XIV yang dilangsungkan di Kota Padang 19-29 November 2016 mendatang oleh Kadispora Sumbar yang juga Plt Wako Payakumbuh H Priadi Syukur SH MH diwanti-wantinya harus menjadi multiiven berorientasi prestasi bukan prestise. Sebab, menurut mantan Wakil Chief De Mission (CDM) PON XIX 17-29 September 2016 lalu, sebab mengedepankan prestise, biasanya prestasi dan nilai-nilai luhur olahraga akan tersingkirkan.

“Sudah saya buktikan. Saat pesilat kita, Qori Mita Kurnia berhadapan di final dengan Jawa Tengah, Sumbar sempat dikalahkan. Kami, bersama Ketua KONI Sumbar Syaiful SH MHum melancarkan protes keras. Akhirnya, Emas Ganda diberikan untuk Sumbar dan Jateng,” ujar Priadi Syukur di jumpa dan silaturahmi dengan para Wartawan Payakumbuh di Rumah Makan Pangek Situjuah Payakumbuh, Rabu (2/1/2016).

Hasil 14 Emas, 10 Perak, dan 20 Perunggu di PON XIX Jabar adalah hasil kerja keras seluruh kontingen, perjuangan keras atlet dan pelatih. Ada beberapa cabor yang meminta tambahan fasilitas dengan jaminan medali, mampu menyumbang. Gantole, misalnya memboyong 2 Emas.

Maka, untuk kontingen Payakumbuh di Porprov Sumbar XIV di Padang mendatang, Plt Walikota Payakumbuh H Priadi Syukur SH MH sangat berharap orientasi prestasi dikedepankan. Sejak beberapa waktu lalu, ia mengaku telah meminta agar SMAN 1 Padang ditetapkan sebagai posko kontingen Payakumbuh. Namun, SMAN 10 yang kini ditetapkan sebagai posko utama kontingen Payakumbuh pun cukup representatif.

Prestasi, menurut Priadi Syukur tidak bisa ditarget dengan angka-angka saja. Harus ada kajian dan perhitungan. Dalam prestasi olahraga, banyak hal yang menjadi perhitungan itu. Termasuk persiapan, analisa lawan, dan jalannya pertandingan dan perlombaan.

“Tidak bisa, ditarget di kedai kopi saja. Harus ada sport analisis. Ini yang harusnya ada sejak awal. Ditanyakan tentang kondisi KONI Kota Payakumbuh yang nol anggaran, Plt Wako mengalihkan pembicaraan ke persiapan Porprov Kota Payakumbuh yang kini ditangani oleh Disparpora Kota Payakumbuh.(Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*