Bisnis Batu Akiak Direspon Dinas Terkait

Syafrion peminat batu akiak.

Syafrion peminat batu akiak.

Advertisements

Payakumbuh, PADANGTODAY.com-Dalam beberapa bulan ini, bisnis dan hobby batu akiak (perhiasan) di Kota Payakumbuh telah merambah dunia ekonomi. Peminat batu akiak berbagai jenis ini tidak saja dimiliki oleh kaum lelaki, bahkan kaum perempuanpun juga banyak pindah hobby ke batu akiak. Bagaimana ceritanya?

Salah seorang peminat batu akiak Kota Payakumbuh bernama Syafriyon yang sehari-hari bertugas di Kodim 0306, kepada sejumlah wartawan di Payakumbuh, Minggu (23/11), mengatakan, perhiasan berupa batu akiak sebetulnya sudah lama di Payakumbuh, namun dalam beberapa bulan ini telah menjamur dimana-mana.

Kita lihat saja di RM Pergaulan, puluhan orang bercerita dan saling melihatkan berbagai koleksinya terhadap batu akiak. Menariknya, setiap orang yang memakai batu akiak berbeda jenis dan warna. Kalau dijumlahkan dengan orang yang memakai seribu orang tentu jenisnya seribu pula.

Berbicara soal batu akiak, tidak ada perdebatan sakit hati, semuanya berjalan damai dan penuh ketawa. Cuma saja, saat ini batu akiak belum ada nilai yang signifikan, batu sebatas suka sama suka.

Jujur saya katakan, saya hobby dengan semua jenis batua akiak, yang saya pakai ini batu akiak jenis bacan, dikantong celana saya ada beberapa jenis batu akiak Lumuik Suliki, ini saya pakai semuanya, sekali-kali bacan, dan esoknya Lumuik Suliki.

“Jika ada kawan-kawan berminat dengan perhiasan yang saya pakai ini maupun yang ada dikantong celana, dengan senang hati saya kasihkan dan saya sangat bangga jika batu akiak saya dipakai orang lain,”ujarnya.

Sementara, salah seorang anggota DPRD Kota Payakumbuh, Ridwan Sabirin yang juga hobby dengan batu akiak, kepada sejumlah wartawan, di Payakumbuh, Minggu (23/11), mengatakan, fenomena batu akiak sangat menarik.

Dari hari kehari masyarakat kota Payakumbuh tidak akan berhenti mencari dan berbicara batu akiak. Atas nama pribadi dan DPRD saya mendorong masyarakat yang berbisnis dan hooby batu akiak.

“Kapan perlu, masyarakat jangan bosan mencari batu akiak asal jangan ribut. Bisnis batu akiak diyakini dapat mendongkrak ekonomi. Disisi lain, jika ini diprioritas oleh dinas terkait, juga dapat mendongkrak PAD,”ujar politisi Partai Demokrat ini.

Terpisah, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Koperindag Kota Payakumbuh H.Dahler.SH, di Payakumbuh, Minggu (23/11), mengatakan, pihaknya menyambut baik atas keberadaan berbagai jenis perhiasan berupa batu akiak, ini perlu kami sikapi dan ditindak lanjuti.

Awalnya, saya kaget di pasar, kenapa pasar kota Payakumbuh yang saya bidangi ini ramai setiap hari hingga malam, ada apa sebenarnya. Setelah dilihat kelokasi, ternyata, keramaian itu, masyarakat sedang “maikek batu akiak”.

Sebetulnya, jauh sebelumnya, sudah terpikir bagi kami. Ini perlu kita sikapi dengan harapan kepada peminat batu akiak tolong dibuat asosiasinya, agar kami dapat memfasilitasinya dengan mendirikan hak paten dan apa yang diperlukan.

“Kapan perlu, kami patenkan pakai sertifikat dari pemerintah daerah. Pada bulan Desember tanggal 17 nanti, kita gelar secara besar-besaran pagelaran batu akiak, ”ujar Dahler dengan penuh semangat.(mnc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*