BKSDA Sumbar Akan Eksekusi Lahan Pertanian Milik Oknum PNS Agam di Hutan Cagar Alam

 

Lubukbasung, PADANGTODAY.com-Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar dalam waktu dekat akan melakukan eksekusi lahan perkebunan yang dialihfungsikan dari hutan Cagar Alam di dua Kecamatan yakni Kecamatan Ampek Nagari dan Kecamatan Lubukbasung yang meliputi tiga lokasi diantaranya, Sitanang, Kampung Melayu dan Malabua.

Menurut Kepala Seksi Konservasi BKSDA wilayah I Sumbar, M. Zaidi didampingi Kepala Satuan Tugas Polhut BKSDA Sumbar, Zulmi Gusrul kepada wartawan mengatakan, eksekusi tersebut dilakukan terhadap lahan Cagar ALam yang telah disulap menjadi perkebunan oleh beberapa orang yang diduga oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Agam.

” Dalam Minggu ini kita merencanakan akan melakukan eksekusi tahap pertama terhadap lahan yang digarap oleh 9 orang oknum PNS di Pemkab Agam. Mereka menggarap hutan cagar alam dengan luas lebih dari 200 hektare yang ditanami sawit, karet serta tanaman palawija lainnya.” kata M Zaidi, Kepala Seksi Konservasi BKSDA wilayah I Sumbar di Lubukbasung, Senin (24/11).

M Zaidi menambahkan, bahwa setelah beberapa kali melakukan pembahasan dengan Pemkab Agam mengenai adanya dugaan oknum PNS Pemkab Agam menggarap hutan cagar alam, pihaknya dan Pemkab Agam mengambil kesimpulan untuk melakukan pembinaan dan eksekusi terhadap kawasan cagar alam yang telah dirubah menjadi lahan perkebunan.

” Selasa besok rencananya pihak Pemkab Agam akan memanggil oknum-oknum PNS yang diduga terlibat menggarap hutan cagar alam untuk diberikan peringatan dan pemberitahuan agar menghentikan kegiatan mereka di hutan cagar alam serta dilakukan eksekusi terhadap tanaman yang telah di tanam di hutan yang dilindungi oleh Undang-Undang tersebut” tambahnya.

Dalam pelaksanaan eksekusi, nantinya BKSDA Sumbar akan melibatkan Dinas Kehutanan Kabupaten Agam, Dinas Kehutanan Propinsi Sumatera Barat, pihak kepolisian dari Polres Agam, Polisi Militer, Kejaksaan, Pengadilan Negeri, Satpol PP dan Bagian Hukum Pemkab Agam.

Selain itu, adanya oknum PNS yang diduga menyulap hutan cagar alam menjadi lahan bisnis tersebut berasal dari berbagai instansi di Pemkab Agam, diantaranya dari kalangan guru, pegawai Pertanian, pegawai penyuluh pertanian, pegawai staf dari staf ahli ,pegawai Pengadilan Negeri, serta dari pihak Kehutanan sendiri.(martunis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas