BNPT Akan Tutup Halaman Facebook Dan Twitter Yang Membahayakan

internet-facebook-dan-twitter-adalah-alat-para-terorisPADANGTODAY.com – Terorisme sekarang ini beraksin dalam jejaring sosial, media yang sering digunakan adalah Facebook dan Twitter, karena kedua situs sosial media tersebut adalah yang paling mainstream dan banyak penggunanya.

Advertisements

Ternyata, menurut Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), sekarang ini publikasi, pencarian sampai dengan perekrutan anggota-anggota baru kelompok teroris sudah merambah dunia maya atau internet, jejaring sosial pada khususnya.

Agus mengatakan, BNPT telah berkoordinasi bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk menutup sejumlah laman yang dianggap membahayakan karena memberi doktrin peneroran.

Kendati sudah ada laman yang ditutup, namun Kominfo dan BNPT tetap memantau sejumlah laman dengan potensi doktrin negatif yang masih bermunculan.

“Info tentang ISIS banyak yang tidak benar masuk ke Indonesia, sehingga perlu dipantau. Kami akan laporkan kepada kementerian untuk menutup laman tersebut,” kata Agus.

Deputi juga mengimbau kepada generasi muda untuk mencermati info yang didapat secara benar dengan meneliti melalui keterangan dari sumber lain.

“Generasi muda jangan hanya menangkap apa yang dilihat tapi cari informasi dengan sumber yang terpercaya. Terutama mengenai ajaran agama,” kata Agus.(mr/nol)