BPLH Agam Akan Survey 32 Titik Batang Antokan

AGAM, PADANGTODAY.com-Untuk menguji kwalitas air dari dampak lingkungan yang bersumber dari limbah perusahaan dan rumah tangga, dalam waktu dekat Badan Pengelola Lingkungan Hidup (BPLH) Kabupaten Agam akan melakukan survey di 32 titik air sungai Batang Antokan dan anak sungai.

” Sungai Batang Antokan sebagian besar berhulu di PLTA Maninjau dan bermuara di Teluk Tiku Kecamatan Tanjung Mutiara, sehingga Batang Antokan menjadi tempat limpahan akhir dari pembuangan tersebut. Padahal di satu sisi, sungai tersebut memiliki fungsi lainnya, antara lain sebagai sumber air baku air minum, perikanan, peternakan, pertanian” ujar Kepala Badan Pengelola Lingkungan Hidup (BPLH) Kabupaten Agam, Aswirman.

Ditambahkannya, sungai sebagai salah satu komponen lingkungan yang memiliki fungsi penting bagi kehidupan manusia termasuk untuk menunjang pembangunan perekonomian. Akibat adanya peningkatan kegiatan pembangunan di berbagai bidang baik secara langsung maupun tidak langsung akan mempunyai dampak terhadap kerusakan lingkungan termasuk didalamnya pencemaran sungai yang berasal dari limbah pabrik dan industri. Oleh karena itu pencemaran air sungai dan lingkungan sekitarnya perlu dikendalikan seiring dengan laju pembangunan agar fungsi sungai dapat dipertahankan kelestariannya.

Pihak BPLH Agam secara berkesinambungan melakukan pemantauan kualitas air di 32 titik termasuk anak sungai yang mengalir di sungai Batang Antokan. Dimana nantinya data yang telah diperoleh dapat dipakai sebagai dasar dan kajian dari kebijakan Pemerintah dalam pengendalian pencemaran sungai dan pengelolaan lingkungan. (Martunis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas