BPOM Himbau Masyarakat Peduli Keamanan Pangan Rumah Tangga

Makanan sehat.

Makanan sehat.

Jakarta, PADANGTODAY.COM-Penegakan hukum terhadap penyalahgunaan bahan berbahaya yang mengancam keamanan pangan masih lemah. Badan Pengawas Obat dan Makanan mengimbau agar masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap keamanan pangan di tingkat rumah tangga.

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Roy Sparringa menyatakan hal itu dalam pembukaan acara Bulan Keamanan Pangan, Kamis (9/4), di Jakarta. Acara itu dihadiri Direktur Jenderal Standardisasi dan Perlindungan Konsumen Kementerian Perdagangan Widodo serta ibu-ibu PKK.

“Rumah tangga keluarga harus berperan besar (menjaga keamanan pangan),” ujar Roy. Saat ini, ketergantungan masyarakat terhadap makanan cepat saji tinggi. Survei BPOM menemukan, 80 persen masyarakat menjadi konsumen makanan cepat saji, hanya 20 persen yang mengolah makanan sendiri.

Kepada wartawan, Widodo menyatakan, Kementerian Perdagangan siap membantu BPOM untuk menangani keamanan pangan. Kemendag memiliki kewenangan untuk memastikan para pelaku industri menerapkan standar nasional Indonesia pada produksinya. Pihaknya telah berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan dan prosesnya terus berjalan.

Menurut Roy, tanpa didukung kesadaran di tingkat rumah tangga, persoalan darurat keamanan pangan akan terus berlanjut. BPOM hanya bisa melakukan sidak, itu pun hanya uji sampling (pengambilan contoh), tidak bisa melakukan pengawasan tiap hari.

(B11/mms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*