Bripka Ansarullah, Bina Payakumbuh Berpretasi Internasional (2/Habis)

Mengenal tekad kuat polisi yang mengabdikan diri untuk masyarakat, memang beda rasanya. Selain tugas dan tanggung jawabnya selaku anggota kepolisian yang ditunaikannya seratus persen, Bripka Ansarullah memiliki kelebihan, yaitu membina karateka muda berprestasi nasional.

Sempai Bripka Ansarullah Dojo Polres Payakumbuh, Setia Lemkari, Didik Karateka Berprestasi Nasional

Sempai Bripka Ansarullah Dojo Polres Payakumbuh, Setia Lemkari, Didik Karateka Kota Payakumbuh Berprestasi Nasional dan Internasional.

Prinsip dasar ilmu karate baginya adalah prestasi bukan prestise. Baginya sabuk adalah tingkatan. Keterampilan dan skill karate justru yang utama. Makanya, karateka binaannya, seluruhnya berupaya terus berprestasi. Bahkan kini, Dojo Lemkari Polres Payakumbuh yang berhasil menyabet 3 emas, 3 perak, 1 perunggu dan menjadi Juara Umum VI di Kejuaraan Karate Open Championship Internasional 2017 di UNP, semakin dikenal dunia.

Karateka Emas Dojo Lemkari Polres Payakumbuh; Nadia Ananda Putri (siswi SMPN 1 Payakumbuh), Zahratus Syifa, dan Fauzi Akbar. Peraih Perak; Miftahul Jannah, Fito Adrianto, dan juga Nadia Ananda Putri yang turun di Kata putri. Arrifa Putri satu-satunya peraih perunggu, turun di Kata Prapemula putri.

Luar biasa. Jika tidak mengikuti secara berkelanjutan pertandingan demi pertandingan karate di nusantara, tak tahulah kita akan prestasi anak-anak didik Sempai Bripka Ansarullah ini. Setelah ditelisik lebih dalam, rupanya pembinaan memang dari hati. Sampai ibadah pun, shalat dan doa diajarkan Sempai Bripka Ansarullah kepada karatekanya ini.

Membina Luar Dalam

Barangkali, satu-satunya Dojo yang tak pernah memungut uang sekolah inilah baru. Sebab, di hati pelatihnya, anak didiknya dianggap sama dengan anak kandungnya. Para orang tua karateka ini sudah seperti saudara bagi Sempai Bripka Ansarullah.

Yong, orang tua dari Nadia Ananda Putri mengaku takjub dengan pribadi Sempai Bripka Ansarullah. “Melatih anak tanpa pamrih, mendidik sepenuh hati dan jiwa. Sampai anak kami berprestasi,” ujar Yong, salah seorang pegawai di Kabupaten Limapuluh Kota.

Yong dan keluarganya berdomisili di Payakumbuh Barat. Diakui saat baru akan latihan karate, Nadia Ananda Putri tidak terlalu pintar. Bahkan nilainya tergolong jelek. Setelah latihan karate ditambah pembinaan oleh Sempai Bripka Ansarullah, dengan mudah Nadia Ananda Putri diterima bersekolah di sekolah unggul SMPN 1 Payakumbuh.

Dojo Lemkari Polres Payakumbuh oleh para orang tua karateka sudah jadi lambang keluarga. Sudah jadi kebanggaan lahir dan batin. Berbagai kejuaraan karate lokal, nasional, dan internasional diikuti. Semuanya telah memenuhi lemari medali para karateka. Kini para karateka tengah bersiap menuju Mendagri Cup yang akan dihelat bulan depan di Palu, Sulawesi Tengah.

Doakan kami kembali berhasil membawa kejayaan Dojo Lemkari Polres Payakumbuh, Kejayaan Polres Payakumbuh, dan kejayaan Kota Payakumbuh,” tukas Sempai Ansarullah yang tengah mengikuti seleksi talent squoting sekolah perwira Polri ini. Semoga tercapai. Insya Allah berkah.(Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*