Bupati Irfendi: Forum Komunikasi Pemangku Kepentingan Utama

Forum Komunikasi Pemangku Kepentingan Utama

Forum Komunikasi Pemangku Kepentingan Utama

Advertisements

Limapuluh Kota, PADANG-TODAY.com-Mencermati bahwa suksesnya pelaksanaan program BPJS Kesehatan di Kabupaten Limapuluh Kota merupakan tanggung jawab bersama segenap komponen pembangunan.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi saat membuka Forum Komunikasi Pemangku Kepentingan Utama Tingkat Kabupaten Lima Puluh Kota Tahap II di Ruang Rapat Bupati Sarilamak.

“Persoalan-persoalan kesehatan masyarakat dapat diantisipasi dengan baik, secara bertahap akan ditingkatkan walau problem tetap ada dan kita cari jalan keluarnya”, terang Bupati Irfendi Arbi.

Lebih lanjut Irfendi meminta kepada forum kemitraan BPJS agar selalu bersinergi dan melakukan komunikasi yang lebih terarah dengan semua komponen masyarakat, sehingga pemahaman tentang pentingnya BPJS dapat dipahami secara utuh.

BPJS, terang Bupati lagi, tampak selalu tanggap dengan kegiatan ini.

“Membangun kemitraan, modal perekrutan, pendaftaran untuk kategori Pekerjaan Penerima Upah (PPU), Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Jamkesda,” kata Irfendi Arbi.

Hadir pada pertemuan itu, Kepala Bappeda Ir.Amran, Kepala Dinas Kesehatan Dr. Adel Nofiarman, Kepala Dinas Sosial Transmigrasi dan Tenaga Kerja Husein Daruhan, Ir. Yunus,MT (Assisten) dan Unsur SKPD.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Payakumbuh Dahidin mengatakan bahwa dalam rangka mengoptimalkan pelayanan dibidang jaminan kesehatan nasional, BPJS perlu menjalin kemitraan dengan instansi sehingga diharapkan pelayanan dapat diselenggarakan secara lebih efektif/tepat sasaran.

Sebagai penunjang optimalisasi layanan BPJS Kesehatan saat ini, pengertian yang sama terhadap setiap kebijakan melalui koordinasi lintas instansi dirasa mutlak untuk dilakukan.

“Tercapainya komunikasi yang baik dengan para pihak pemangku kepentingan utama terkait pelaksanaan program BPJS Kesehatan, meliputi penyampaian saran dan gagasan, pemecahan masalah serta perumusan rencana kerjasama yang stategis,” tambahnya.

Diterangkannya pula, tercapainya pemahaman utama dalam mendukung 3 aspek penting, yakni perluasan cakupan kepesertaan, penengakan regulasi Nasional serta peningkatan kualitas pelayan, tercapainya sosialisasi program jaminan kesehatan BPJS Kesehatan demi tercapainya universal coverage.(rel/Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*