Andre Rosiade: Jangan Sampai Dua Kali

Bursa Pilkada Kota Padang, Febby Dt Bangso Angkat Bicara

Ketua DPW PKB Sumbar Febby Dt Bangso saat berwisata di Harau

Ketua DPW PKB Sumbar Febby Dt Bangso saat berwisata di Harau.

Padang, PADANG-TODAY.com-Cukuplahitu hanya menjadi lirik lagu. Jika dulu Andre Rosiade yang kini Wasekjen DPP Partai Gerindra tidak masuk ke bursa Pilkada jangan sampai Pilkada 2018 ini Andre lari dari gelanggang.

”Dalam pertemuan di Hotel Blue Sky, Jalan Raden Saleh di Jakarta Pusat, Jum’at (18/8/2017), Andre menyampaikan kepada saya bahwa dia bukan pecundang politik. Jika dulu dia tak masuk ke gelanggang, kali ini tidak mungkin akan lari dari gelanggang yang sama,” Ketua DPW PKB Sumbar Febby Dt Bangso berujar, Sabtu (19/8/2017) via WA.

Kekecewaan seorang Andre terhadap kinerja Mahyeldi memimpin Kota Padang selalu disampaikannya di banyak kesempatan, masalah maksiat, dan banyak masalah sosial lainnya.

“Saya melihat Andre sebagai elit politik di DPP Gerindra yang juga pernah menjadi juru bicara Prabowo saat Pilpres lalu dan sangat dekat dengan Fadli Zon. Saya yakin Pak Fadli Zon tidak akan mengecewakan Andre yang juga kadernya,” ujar Dt Febby.

Dt Febby melanjutkan, bahwa jikapun yang terburuk terjadi, Gerindra tidak memberikan kesempatan kepada Andre maju menjadi calon walikota, PKB siap menggalang koalisi dengan partai partai lain untuk bisa mengantarkan Andre menjadi calon walikota yang ditetapkan KPU.

Bagi PKB, spirit anak muda ini perlu didukung dan H Maidestal Hari Mahesa akrab dipanggil H Esa yang Ketua DPC PPP Roharmuzi, pun siap mendukung Andre dan siap untuk bersama membangun Kota Padang.

”Saya melihat duet ini, Andre Esa merupakan calon alternatif yang ditunggu banyak pihak. PKB siap bersama-sama dengan partai lain untuk memimpin koalisi poros tengah,” Dt Febby.

PKB siap berada di antara pertarungan Mahyeldi – Emzalmi yang sebelumnya berpasangan dan  bisa saja kemungkinan Andre akan head to head dengan Mahyeldi untuk Pilkada 2018 di Kota Padang jika Emzalmi – Desri Ayunda belum juga mengantongi parpol.

Bisa saja, Desri Ayunda akan kembali maju dari jalur independen. Prediksi saya, jika selama ini Adib Alfikri yang digadang-gadang akan mendampingi Mahyeldi bisa berubah haluan. Jika koalisi dengan Gerindra tidak terjadi, mungkin Partai Golkar akan menjadi pertimbangan Mahyeldi untuk koalisi dan wakilnya saya yakin Partai Golkar akan dorong Weno Aulia kadernya untuk mendampingi Mahyeldi.

“Kalau ini yang terjadi akan menambah menarik pertarungan Pilkada di Kota Padang,” tutup Dt Febby di sore yang cerah di akhir pekan ini.(Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*