Cagub Sumbar Yang Berpihak Millenial

Oleh Bagindo Yohanes Wempi

Debat Tim sukses 4 pasangan calon Gubernur Sumbar tadi malam tampil di PadangTV, sangatlah menarik karena tema dari acara debat tersebut adalah siapa yang paling peduli Millenial. Debat ini dimoderaturi oleh presenter senior, Bang Nashirian Bahzein dengan dinamikan debat yang menari. Videonya debat kembali bisa dilihat di YouTube/PadangTV.

Dari peserta debat tersebut tidak semuanya utusan debat dari unsur millineal. Hanya Paslon Mahyeldi-Audy dan Na-IC yang menghadirkan unsur utusan debat millineal, sosok anak tampil dalam debat, merupakan sosok representasi dari komunitas anak muda Sumbar saat ini.

Sedangkan Paslon Cagub yang lain menghadirkan tokoh-tokoh tua, yang dilihat dari materi tema debat tidak pas lagi Bapak itu tampil. Sepintas lalu mereka yang dihadirkan memberikan kesan tidak ada Tim sukses Paslon dari kalangan anak muda atau millineal. Misal Paslon MuAlim menghadirkan Bang Ucok, Asnawi, tokoh senior berumur lebih kurang 60 tahunan. Sedangkan FaGe dihadiri oleh Hendri politisi Nasdem yang sudah mendekati tua juga.

Tulisan ini penulis buat, tidak akan tertarik mengulas isi debat Paslon tadi malam, tapi akan mengulas materi debat Paslon Gubernur Sumbar, Mahyeldi-Audy karena dari poin-poin debat tadi malam baik yang disampaikan, maupun yang telah dipersiapkan menurut penulis hanya Paslon nomor 4 yang memberikan program unggul kongrit untuk berpihak kepada millineal dan muda.

Dari debat tadi malam Paslon nomor 4, yang diwakili utusan oleh Bung Reido Deskumar, ST. MT, mantan Presiden BEM KM Universitas Andalas memberikan paparan bahwa bentuk kepedulian Mahyeldi-Audy adalah Audy Joinaldy merupakan sosok representasi dari anak millineal zaman sekarang. Sehingga jika nanti terpilih tidak akan ada sekat antara millineal dengan Kepala Daerah, bisa bereskpresi karena seumuran.

Tidak itu saja, dalam gagasan kedepan pasangan Mahyeldi-Audy akan menciptakan adanya 100 ribu pengusaha muda atau millineal entrepreneur dengan langkah teknis melalui akademi entrepreneur bidang IT, link investor dan regulasi Kepala Daerah melalui perbankan bantu modal millineal.

Disamping mencetak entrepreneur millineal, Paslon Gubernur Sumbar Mahyeldi-Audy juga akan mendirikan young center berkelas nasional dimana millineal yang memiliki fhation religious akan diarahkan kebijakan pemberdayaan Masjid Raya Sumbar sebagai pusat kreasinya.

Bagi millinial yang memiliki fhation seni dan budaya maka akan didorong pengembangan di taman budaya misal music, theater, gravis, lukis, dance dan lainnya. Jika anak muda ini fhation sport diarahkan di gor Sumbar, Sikabu Lubuk Alung. Nanti young center akan dikembangkan lebih luas lagi bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Sumbar.

Milenial memiliki tangung jawab juga sebagai pemimpin dimasa depan, mereka akan memiliki tangung jawab besar sebagai sosok kaderisasi kepemimpinan negara, bangsa, dan Daerah Sumbar. Maka Mahyeldi-Audy juga akan melanjutkan program percepatan realisasi undang-undang kepemudaan yang sudah diturunkan melalui Perda kepemudaan nomor 12 Tahun 2017.

Dimana lembaga kepemudaan akan diberikan perlakuan regulasi khusus seperti KNPI, Karang Taruna, dan OKP lainnya dengan baik. Perlakuan tersebut akan diminta Pemda Kabupaten/Kota untuk membuat Perda kepemudaan, sarana mendorong kaum millinial bisa aktif, dan berkreasi untuk mencetak pemimpin baru dari ranah Minang.

Semua kepedulian tersebut akan disempurnakan dengan Paslon Gubernur Sumbar Mahyeldi-Audy terpilih. Mahyeldi-Audy akan memberikan anggaran sempurna untuk Millenial, Akan memberikan kesempatan masuk dalam Tim kajian strategis Pemerintah Propinsi, akan diberikan lapangan kerja/koneksitas khusus melalui jaringan para pengusaha, perbangkan dan investor.

Semua gagasan tidak lah muluk-muluk, namun bisa direalisasikan melalu kebijakan Visi dan Misi yang nanti dituangkan dalam RPJM- Propinsi untuk dilaksanakan. Karena APBD terbatas maka disini juga didorong lahirnya pihak ketiga sebagai motor penyempurna Milenial Menang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*