Camat Kawal Usulan, Walikota Buka Forum Renja SKPD

Wako Riza Falepi berikan paparan dalam forum SKPD yang dibuka hari ini sampai Kamis mendatang

Wako Riza Falepi berikan paparan dalam forum SKPD yang dibuka hari ini sampai Kamis mendatang

Advertisements

Payakumbuh, PADANGTODAY.com-Keterlibatan camat dan elemen masyarakat kecamatan dalam Forum Satuan Kerja Perangkat daerah (SKPD),  sangat menentukan terhadap arah dan kebijakan pembangunan Payakumbuh ke depan. Walikota Payakumbuh Riza Falepi dan Sekdako H. Benni Warlis, mengingatkan wakil dari kecamatan, terlibat aktif mengawal rencana kerja strategis kecamatan, agar rencana tersebut tidak hilang di tengah jalan.

Penegasan tersebut disampaikan Walikota Payakumbuh diwakili Sekdako H. Benni Warlis,  ketika membuka Forum SKPD, membahas perencanaan pembangunan Payakumbuh 2016, di aula Sanggar Kegiatan Belajar di Kelurahan Padang Alai, Kecamatan Payakumbuh Timur, Selasa (10/3). Forum SKPD tiga hari, 10-12 Maret itu,  dilaporkan ketua panitia Ismet Ibrahim, ST, diikuti perwakilan kecamatan dan  pimpinan SKPD serta Ketua Komisi A DPRD H. Fitrial Bachri.

Forum SKPD tindak lanjut dari Musrenbang Kelurahan dan Musrenbang Kecamatan, sebelum digelar kegiatan Musrenbang Tingkat Kota Payakumbuh yang direncanakan berlangsung, 23-25 Maret mendatang. Selama gelar acara Forum SKPD,  kesempatan bagi pihak kecamatan menyigi kegiatan yang direncanakan SKPD, apakah sinkron dengan usulan kelurahan atayu kecamatan.

Hari pertama Forum SKPD itu, membahas renja SKPD bidang ekonomi. Esoknya, membahas bidang infrasruktur dan di terakhir, Kamis, membahas renja SKPD bidang sosial budaya. Setiap SKPD dalam forum itu, menyampaikan renja sesuai bidang, dan apakah usulan kecamatan yang diputuskan dalam Musrenbang kecamatan sudah tercover dalam renja SKPD.

“Jika belum, SKPD diharapkan dapat menyedsuakan perencanaannya dengan rencana kecamatan,” sebut Ketua Bappeda H. Rida Ananda, menjawab pertanyaan wartawan. Di hari pertama itu, memberikan paparan renja SKPD, Kadis Koperindag Dahler, SH, Kadis Tanaman Pangan diwakili sekretarisnya Ir. Syahril, Kadisparpora Drs. Syahnadel Khairi dan Kadis Perikanan dan Peternakan Ir Depi Sastra.

Walikota Riza Falepi yang datang kemudian, setelah acara pembukaan, meminta,  perwakilan kecamatan pro aktif selama Forum SKPD. Image masyarakat terhadap kegiatan Musrenbang yang miring selama ini, harus berakhir. Pasalnya, selama ini banyak kegiatan yang diusulkan masyarakat yang tidak terakomendir dalam APBD. Sehingga masyarakat menilai, Musrenbang hanya kegiatan menghamburkan uang. Karena, 10 kegiatan yang diusulkan, sebelas yang hilang.

”Image seperti ini harus dihilangkan,” tegas Riza.

Makanya, dalam kegiatan Forum SKPD, camat beserta elemen masyarakat yang mendampinginya, harus terlibat aktif, mengkawal dan menyigi renja SKPD, apakah usulan masyarakat sebelumnya, termasuk dalam  renja SKPD.

“Jangan sungkan-sungkan untuk memprotes kegiatan yang diajukan SKPD,” ingat walikota.

Selama Forum SKPD itu, pihak Bappeda juga didampingi oleh  Kadis Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Drs. Syafwal, MM bersama sekretarisnya  Arif Siswandi, SE, MM.

”Kita juga mengawal forum ini, untuk mengukur keuangan daerah dalam menampung semua usulan kegiatan yang dirancang SKPD bersama masyarakat,” kata Syafwal.(mnc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*