Canangkan Bebas Narkoba, Pemko Pariaman Gelar Tes Urine


Padang-today.com___Pusat Penelitian kesehatan Universitas Indonesia (UI) bekerjasama dengan BNN pada tahun 2014, pengguna narkoba tertinggi adalah pekerja dengan persentase 50,34 persen, pelajar 27,32 persen dan pengangguran sebesar 22,34 persen, berada di tempat kerja.

Hal ini sangat memprihatinkan karena tenaga kerja menjadi tulang punggung yang amat menentukan tingkat produtifitas dan kinerja institusi (pemerintah) maupun swasta (perusahaan) di mana penyalahguna narkoba bekerja.

Penyalahguna narkoba tidak saja dari kalangan orang berada saja tetapi juga telah merambah pada kalangan orang tidak mampu. Akibatnya, karena membutuhkan uang untuk memperoleh barang haram itu akhirnya kebanyakan melakukan perbuatan kriminal. Nah, bagaimana narkoba menjajah di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Akibatnya, kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah memudar.

Untuk menciptakan ASN terbebas dari narkoba, baru-baru ini Pemerintah Kota Pariaman menggelar tes urine di 10 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dipusatkan di Kantor Dinas Pekerjaan Umum (DPU).

“Hari ini kita bersama BNK, Kesbangpol dan Kepolisian melakukan tes urine mendadak pada 10 OPD. Karena kita ingin ASN di jajaran Pemko. Pariaman bersih dari segala bentuk penyakit baik itu Narkoba maupun penyakit lainnya,” ungkap Wakil Walikota Pariaman Mardison di lokasi.

Katanya, tes urine mendadak digilir pada setiap OPD guna menciptakan ASN yang bebas Narkoba.

Menurutnya, ASN merupakan contoh dam teladan bagi masyarakat, sehingga dengan adanya tes urine ini akan lebih meningkatkan kepercayaan masyarakat.

“Maka kami dari Pemko. Pariaman serta saya selaku Ketua BNK bersama jajaran Kesbangpol. Akan melakukan tes urine lanjutan secara perlahan dan bertahap kepada seluruh ASN di lingkungan Pemko. Pariaman,” sebutnya.

Ia menegaskan jika ada ASN ternyata positif Narkoba, maka selaku Kepala Daerah tak segan-segan memberikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.

Terkait adanya beberapa ASN yang positif Narkoba sebagaimana hasil tes urine pada bulan September lalu, Mardison mengatakan tengah diberikan sanksi menurut UU dan proses di BKD. “Diketahui ada ASN yang positif penguna narkoba, pihaknya akan menindak tegas,”

Pada kesempatan itu, Kadis Kesbangpol Efirizal menyebutkan, seluruh ASN di Dinas PU, Kesbangpol, Perkim, Dukcapil, Sosial, Pariwisata, DP3AKB, DPM Des, DLH dan Koperindagkop & UKM mendapat giliran di tes urine.

“Ada 96 sampel yang kita ambil dari ASN dan Pegawai pria pada setiap instansi itu, dengan perkiraan 80% dari keseluruhan, dikarenakan ada juga yang tidak hadir di kantor berhalangan dinas luar,” kata dia. Sementara hasil tes urine tersebut tidak bisa disampaikan oleh Kesbangpol, karena sepenuhnya merupakan wewenang kepala daerah. “Hasil tes urine tidak dapat kami sampaikan, silahkan besok ditanya langsung pada Wakil Walikota,” tutupnya. (suger)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas