Canangkan UN Berintegritas, Pemko Libatkan Ombudsman

Sekda bersama Kadisdik dan Ombudsman saat lounching UN baru-baru iniPadangpanjang, Padangtoday—Sebagai kota pendidikan yang Islami, Pemerintah Kota (Pemko) Padangpanjang lakukan penandatanganan fakta integritas dengan seluruh Kepala Sekolah setempat dalam pencanangan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) yang berintegritas, jujur dan berprestasi.

Advertisements

Sekretaris Kota (Sekko) Padangpanjang, Edwar Juliartha mengatakan untuk mencapai tujuan dalam mewujudkan pelaksanaan UN tersebut bukan sesuatu yang mudah tanpa upaya yang ekstra dari berbagai pihak. Menuju pelaksanaan yang berintegritas, jujur dan berprestasi mudah untuk diucapkan, tapi bakal sulit dilaksanakan tanpa nawaitu dan sikap yang istiqamah.

“Untuk apa capaian nilai dan peringkat kelulusan tinggi, jika diperoleh dengan cara-cara yang tidak terpuji, curang dan akal-akalan,” tutur Edwar didampingi Kabag Humas Ampera Salim dan Ombudsman Yunafri kepada Padang Today di ruangan kerjanya, Kamis (11/2) kemarin sore.

Edwar juga menyampaikan, pendidikan merupakan penanaman dan penumbuhan nilai-nilai baik kepada peserta didik, agar kelak mampu menggapai kehidupan yang lebih baik, mulia, beradab dan bertaqwa kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa. “Alangkah ruginya jika dicedarai dengan hal-hal yang tak terpuji. Toh pada akhirnya menipu diri sendiri,” ujar profesor kelahiran 40 tahun silam itu sembari mengapresiasi program Dinas Pendidikan (Disdik) tersebut.

Sementara itu Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumbar, Yunafri menyebut telah memberikan pembekalan dan penegasan, bahwa UN yang berintegritas berkejujuran dan berprestasi harus menjadi tekad bersama setiap elemen dan stake holder terkait.

“Ombudsman akan terlibat dalam melakukan pengawasan dan pemantauan. Kami mengimbau seluruh pihak sekolah untuk menjaga dan mewujudkan niat baik ini. Mari kita jaga titik kecurangan dan kebocoran. Berikan keyakinan kepada para siswa kita untk bekerja keras, jujur dengan diri mereka sendiri,” katanya.

Terpisah Kadisdik Padangpanjang, Desmon menyebutkan peserta UN pada 2016 ini terdiri dari, masing-masing SMP 1.178 siswa dan MTs 548 santri yang akan dilaksanakan sedikitnya menggunakan 94 ruang ujian dengan 214 pengawas.

“Kemudian peserta UN tingkat SMA 877 siswa, SMK 733 siswa dan MA 687 siswa yang akan digelar pada 90 ruang ujian dengan 201 pengawas. Sedangkan untuk jadwal UN SLTA 4-6 April dan SLTP 9-12 Mei mendatang,” jelas Desmon melalui selulernya. (nto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*