CEO TransAsia Chen Xinde Menyampaikan Permintaan Maaf Kecelakaan Pesawat TransAsia

CEO TransAsia Chen Xinde Menyampaikan Permintaan Maaf  Kecelakaan Pesawat TransAsia

Para Eksekutif Membungkuk Bentuk Menyampaikan Permintaan Maaf

Advertisements

Taiwan, PADANGTODAY.COM-Tahun 2014-2015 menjadi mimpi buruk bagi maskapai penerbangan TransAsia Airways. Pesawat mereka kecelakaan dalam rentang waktu yang cukup dekat hingga membuat puluhan korban tewas dan luka-luka. Sebagai bentuk tanggung jawab dan permintaan maaf, para eksekutif pun membungkuk.

Pada bulan Juli 2014 lalu, pesawat ATR 72-500 dengan nomor penerbangan GE222 milik TransAsia jatuh di dekat bandara Magong, Taiwan. Saat itu, 48 orang tewas dan 10 lainnya selamat. Pesawat jatuh karena cuaca buruk.

Usai kejadian, General Manager TransAsia Hsu Yi-Tsung pun meminta maaf. Dia tak segan untuk membungkuk di hadapan media sebagai ungkapan bela sungkawa dan penyesalan.

Berselang 7 bulan kemudian, kecelakaan kembali menimpa pesawat TransAsia. Pesawat turboprop ATR 72-600 tersebut jatuh di sungai dangkal dekat Nanyang Bridge, distrik Xizhi, Taiwan. Pesawat itu mengangkut total 58 orang, yang 31 di antaranya merupakan turis asal China. Sejauh ini, 32 orang ditemukan tewas akibat kejadian tersebut.

CEO TransAsia Chen Xinde kemudian menyampaikan permintaan maaf menyusul kecelakaan yang menimpa salah satu pesawat milik maskapai terbesar ketiga Taiwan itu. Sambil menundukkan kepala, dia mengatakan “permintaan maaf mendalam” kepada para penumpang dan kru pesawat.

Selain Xinde, Chief Executive TransAsia Peter Chen juga membungkuk dengan para eksekutif lainnya.

(mad/nwk/**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*