Cepat Tanggap Soal Jalan Amblas, Jalan Dikampuang Tangah Menuju Sungai Sariak Kini Sudah Bisa Dilalui

Padang-today.com – Curah hujan terjadi pada Bulan Juni 2020 lalu mengakibatkan jalan amblas (longsor) di beberapa titik jalan di Kabupaten Padang Pariaman. Salah satu titik jalan amblas itu terjadi di Kampung Tangah – Sungai Sariak, Nagari Malai V Suku, Kecamatan Batang Gasan, sehingga membuat aktifitas warga di daerah itu menjadi terhambat dan terisolir.

Jalan Amblas tersebut, sebagai jalan penghubung di Nagari Sungai Sariak, Malai V Suku ke Kecamatan Sungai Geringging yang menghubungkan dua Kecamatan di daerah itu. Selain itu, jalan tersebut adalah urat nadi bagi warga guna membawa hasil tani ke berbagai daerah tetangga lainya.

Anggota DPRD Padang Pariaman dari fraksi PAN Rahman Rizal mengatakan, pengerjaan penangan darurat bencana alam yang dikerjakan oleh pihak PUPR di Kampung Tangah – Sungai Sariak, Nagari Malai V Suku sudah dapat di akses oleh warga.

Rahman Rizal mengatakan, tingginya curah hujan beberapa bulan lalu mengakibatkan ada beberapa titik jalan yang rusak, sehingga warga tidak dapat mengakses jalan penghubung antar kecamatan dan nagari. Dengan bersuratnya warga kepada pihak Pemkab Padang Pariaman, warga telah dapat menikmati dan mengakses jalan yang sempat putus beberapa bulan.

“Alahamdulillan PUPR satu titik jalan amblas di Nagari V Suku sudah dilakukan penanganannya dan dapat diakses oleh warga untuk membawa hasil pertanian mereka ke nagari lainya. Karena jalan yang amblas di Kampuang Tangah itu, kalau di biarkan begitu lama membuat warga terisolir dan tidak dapat mengakses jalan tersebut,”  kata Raman rizal ketika di jumpai Rabu (21/10) di Batang Gasan.

Menurutnya, jalan merupakan urat nadi bagi perekonomian masyarakat, dengan lancarnya akses menuju suatu nagari ke nagari lainya, sehingga semakin majulah ekonomi warga sekitar, karena bagusnya jalan membuat semakin lancar warga membawa hasil pertanian dan kebunnya ke pasar-pasar.

Diharapkan kepada Pemkab Padang Pariaman, ada beberapa titik yang masih belum dikerjakan jalan yang menghubungkan dua Nagari di daerah itu, sebelum warga di nagari terisolir, pihak pemkab untuk dapat menganggarkan dan adakan perbaikan. Apalagi belakangan ini sering terjadi hujan, sehingga jalan yang ada didaerah itu akan terkikis oleh air sungai di sekitar jalan.

Terkait hal itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Padang Pariaman berserta jajaranya menyikapi permasalahan tersebut dengan melakukan pengerjaan penanganan keadaan darurat bencana alam. Hingga saat ini, pengerjaan tersebut satu titik telah selesai dilaksanakan dan dapat di akses oleh warga.

Kepala Dinas PUPR Pemkab Padang Pariaman, Deni Irwan mengatakan, pekerjaan ini adalah pekerjaan penanganan keadaan darurat bencana alam dan dilaksanakan melalui Belanja Tidak Terduga Tahun 2020 (BTT 2020) APBD di daerah itu

“Alhamdulillah. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Padang Pariaman telah selesai melaksanakan satu titik penanganan badan jalan yang amblas di Kampung Tangah – Sei. Sarik Nagari Malai V Suku Kecamatan Batang Gasan. Pekerjaan ini dilaksanakan pada salah satu dari 2 titik lokasi badan jalan yang amblas di Nagari Malai V Suku,” kata Kadis PUPR Deni Irwan, Rabu 21/10.

Akibat amblasnya jalan tersebut, kata dia, masyarakat di daerah itu tidak dapat mengakses jalan penghubung antar nagari dan korong tersebut. Jalan yang amblas tersebut sebagai jalan utama bagi warga untuk membawa hasil tani ke nagari dan daerah lainya.

“Penanganan badan jalan yang amblas di Kampung Tangah – Sei. Sarik Nagari Malai V Suku Kecamatan Batang Gasan yang dikerjakan oleh pihaknya, warga setempat dan sekitarnya saat ini sudah bisa dilalui dan dinikmati kembali oleh masyarakat setelah hampir 2 bulan terputus,” kata dia.

Ia berharap, setelah direkonstruksi kembali badan jalan yang putus tersebut bisa memulihkan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat ditengah Pandemi Covid-19 ini. (SugeR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*