Dahler SH: Pedagang Kaki Lima Segera Direlokasi Total

Dahler Kadis Koperindag, Pasar dan UMKM Kota Payakumbuh.

Dahler Kadis Koperindag, Pasar dan UMKM Kota Payakumbuh.

Payakumbuh, PADANGTODAY.com-Pemerintah Kota Payakumbuh berjanji tidak aka nada penggusuran pedagang kaki lima. Namun, akan terjadi relokasi ke tempat-tempat yang telah disediakan. Total seluruhnya.

”Berdasarkan spesifikasinya akan ditempatkan para pedagang yang kini tidak menempati lokasi yang sesuai dengan peruntukan. Penempatan pedagang kaki lima hari ini sudah banyak yang tidak di tempat semestinya,” demikian keterangan Kadinas Perindag Pasar dan UMKM Payakumbuh Dahler SH, Senin (2/3) di Payakumbuh.

Kadinas yang responsif ini juga mengatakan bahwa saat ini upaya itu terus dilakukan dalam bentuk sosialisasi dan penegasan. Beberapa waktu ke depan, akan dilakukan tindakan memindahkan para pedagang yang menempati tempat tidak sesuai dengan penempatan yang seharusnya itu.

Dijelaskan Dahler, misalnya, penjual buah-buahan, ada yang menempati posisi tidak lagi di pasar buah. Ada juga pedagang kaki lima yang menempati gang-gang pertokoan. Tentu, ini kata Dahler tidak sesuai lagi dengan penempatannya.

”Sejak 20 tahun kota ini, oleh para kepala daerah, menggerakkan pasar sebagai sentra ekonomi, kali ini kita akan menjadikannya lebih baik lagi,” ujar Dahler optimis.

PASAR AKIK

Meski Dahler tidak menampik, adanya keinginan untuk menjadikan pasar lantai 2, baik yang di kawasan Pasar Atas maupun Aprilia, sebagai sentra penjualan batu akik, jelas Dahler memerlukan tahapan. Pertama, harus ada aturan atau regulasi yang memayungi. Sebab, konsekuensi perubahan ini, jelas minimal harga sewa kedai akan digratiskan dulu untuk masa sosialisasi minimal 3 bulan.

Lalu, payung hukum yang diminta itu, harus dikeluarkan oleh aturan yang memayungi kebijakan peralihan konsep pasar ini. Setidaknya, ini akan dikerjakan segera oleh Disperindag Pasar dan UMKM Kota Payakumbuh.(Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*