Dampak Pemindahan Pipa Induk Distribusi, 3 Hari 12 Kelurahan Mengalami Pemutusan Air Sementara

Pelebaran Jalan Sudirman yang dimulai dari tugu Adipura Payakumbuh menyebabkan pipa PDAM harus direlokasi agar tidak menyebabkan kerusakan di kemudian hari

Pelebaran Jalan Sudirman yang dimulai dari tugu Adipura Payakumbuh menyebabkan pipa PDAM harus direlokasi agar tidak menyebabkan kerusakan di kemudian hari

Advertisements

Payakumbuh, PADANGTODAY.com-Dengan berat hati, PDAM terpaksa harus menutup total aliran air bersih ke rumah-rumah pelanggannya pada 12 kelurahan di Kecamatan Payakumbuh Utara dan Payakumbuh Barat. Pemutusan aliran air itu dimulai Senin (6/7) pukul 22.00 WIB hingga Rabu (8/7) mendatang. Dan selama tiga hari itu pula, PDAM akan memberikan pelayanan air bersih gratis ke daerah 12 kelurahan itu, melalui kendaraan mobil tanki.

Direktur PDAM Payakumbuh Herry Iswahyudi, ST didampingi Kabag Pelayanan Langganan, Desrizal, di Balaikota Payakumbuh, menginformasikan, kawasan yang terkena pemutusan air bersih sementara itu, meliputi kelurahan-kelurahan Parak Betung, Bunian, Tanah Mati dan   Napar. Kemudian Koto Baru Balai Janggo, Labuh Baru, Balai Kaliki, Balai Baru, Balai Gadang, Balai Cacang, Muaro dan Taruko.

Pada 12 kelurahan tersebut, diperkirakan tercatat sekitar 5.000-an sambungan rumah (SR). Selama tiga hari itu, PDAM siap memberikan pelayanan air bersih lewat mobil tanki PDAM kepada seluruh pelanggan. “Selama jam kerja,  kita siap memberikan pelayanan mobile ini,” tegas Kabid Pelayanan Langganan Deswita.

Pemutusan sementara air bersih itu, dikatakan, disebabkan pengalihan pipa induk distribusi, akibat pelebaran Jalan Sudirman Payakumbuh, di depan eks Kantor Bupati Limapuluh Kota. Pipa induk yang ada sekarang ini, harus dipindahkan ke halaman dalam eks kantor bupati dan kantor PT Pos hingga ke Masjid Ansharullah. Waktu tiga hari itu, diharapkan seluruh pekerjaan rampung, dan pelayanan PDAM kembali normal seperti semula.

Karena itu, dengan segala kerendahan hati, seluruh jajaran PDAM mohon maaf kepada para pelanggan yang berada di 12 kelurahan tersebut. “Kebijakan ini terlalu pahit, karena dilakukan disaat warga menunaikan ibadah Puasa Ramadhan. Namun,  PDAM harus ikut menyukseskan program pemko dalam pelebaran Jalan Sudirman dimaksud,” sebut Herry.

Kepada pelanggan diimbau, untuk mengisi bak dan menyiapkan ember cadangan, untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.  Agar kebutuhan air warga dapat terpenuhi, meski tak maksimal, simpulnya.(mnc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*