Dana Sangat Minim, KONI Sumbar Tetap Optimistis Hadapi Porwil dan Pra PON

 

Advertisements
Wakil Ketua II KONI Sumbar Handrianto saat memberikan keterangan.

Wakil Ketua II KONI Sumbar Handrianto saat memberikan keterangan.

PADANG,PADANGTODAY.COM- Meski dana yang dianggarkan pemerintah sangat kecil dan terancam juga dicoret, karena berada di pos bansos, namun induk organisasi Sumbar tetap melakukan persiapan untuk menuju Pra PON dan Porwil 2015 yang akan dilaksanakan di Bangka Belitung, September.

“Kita tetap jalan, meski dari segi anggaran sangat kecil, karena pelaksanaan kualifikasi PON tinggal hitungan bulan. Bulan ini semua cabor yang akan mengikuti babak kualifikasi PON harus melakukan persiapan. Soalnya, sukses tidaknya Sumbar di PON 2016 mendatang tergantung dari hasil Porwil ini,” ujar Wakil Ketua Umum II KONI Sumbar Handrianto kepada wartawan, Senin (12/1).

Seperti diketahui, Tahun 2015  anggaran KONI Sumatra Barat hanya Rp5,2 miliar yang secara keseluruhan tidak mencukupi untuk membiayai kegiatan KONI Sumbar dalam menatap Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) dan Pra PON. “Idealnya dari seluruh cabang olahraga yang diberangkatkan ke Porwil 2015 di Bangka Belitung yang hingga saat ini tercatat 11 cabor, KONI Sumbar membutuhkan anggaran sekitar Rp8 miliar,” katanya.

Katanya, dengan total Rp5,2 miliar yang disahkan, dengan agenda dan sarana latihan yang dibutuhkan Pengprov cabor  terbilang besar, jumlah tersebut dinilai sangat minim,  apalagi nilai itu belum termasuk biaya keberangkatan atlet mengikuti Pra PON.

Untuk lebih merinci persiapan cabor yang akan mengikuti pra PON dan Porwil, KONI melaksanakan rapat koordinasi dengan Pengprov Cabor yang berlangsung di sekretariat KONI Sumbar Senin.Rapat dipimpin langung ketua umum, Syahrial Bakhtiar. Waketum II, Handrianto.

Rapat koordinasi yang dilaksanakan untuk menjaring kebutuhan Pengprov dalam mempersiapkan atletnya mengikuti babak kualifikasi PON. Dari 7 Pengprov yang menyampaikan kebutuhan anggaran, lebih dari Rp6 miliar biaya yang dibutuhkan untuk mengikuti kualifikasi PON 2016 di Jawa Barat.

“Yang jelas pada tahun ini kita memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada atlet untuk mengikuti kualifikasi agar memperoleh tiket PON XIX meski anggaran terbatas,” ujarnya. (can)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*