DDS Dampingi Pengobatan Fitriani ke Jakarta

Kondisi terakhir Fitriani (18), saat diantar tim DDS ke Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada Senin (25/5). Tumor membuat badannya mengurus hingga tinggal kulit membelut tulang dan lemah tak berdaya.

Kondisi terakhir Fitriani (18), saat diantar tim DDS ke Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada Senin (25/5). Tumor membuat badannya mengurus hingga tinggal kulit membelut tulang dan lemah tak berdaya.

Advertisements

Padang, PADANGTODAY.com-Alhamdulillah, Fitriani (18), warga Panampuang Ampek Angkek, Agam, penderita Tumor Maxila, telah berangkat ke Jakarta pada Senin (25/5) untuk mendapat penanganan lebih lanjut di RS Darmais Jakarta, rujukan dari RS Achmad Moechtar Bukittinggi.

Dari laporan terakhir kondisi Fitriani, pihak RS Darmais menyatakan bahwa tumor yang ia derita bukan tergolong tumor ganas.

Tumor menyerang bagian rahang atas Fitriani semenjak ia duduk di tahun ke-empat Sekolah Dasar. Hingga tahun kedua Sekolah Menengah Atas, ia hanya melakukan pengobatan tradisional.

Kondisi Fitriani memburuk setelah bagian rahang yang terserang tumor mengalami benturan. Akibatnya, rahangnya membengkak, sebagian giginya rontok. Berat badannya yang saat itu 54 kg, turun drastis hingga 20 Kg.

Bekerja sama dengan lembaga kemanusiaan Bukittinggi-Agam, Dompet Dhuafa Singgalang (DDS) bersinergi dengan PKPU Bukittinggi, Baznas Agam, anggota KAHMI Sumbar, dan juga Walinagari Panampuang untuk membantu Fitriani meraih kesembuhannya.

Selama proses perujukan ke RS Darmais, Fitriani kerap pulang pergi Padang-Agam untuk mengurus segala persiapan. Perjalanan Fitriani tersebut didampingi langsung oleh Branch manager DDS, Musfi Yendra, menggunakan Ambulance DDS, yang merupakan Layanan Kesehatan Cuma-cuma (LKC) DDS.

“Perhatian yang diberikan oleh tim DDS berasa seperti perhatian dari keluarga sendiri,” tutur Murni (43), ibu kandung Fitriani, sebelum keberangkatan.

Sempat terjadi permasalahan setiba Fitriani di bandara. Tensi tubuhnya hanya 50, tidak cukup untuk syarat penumpang pesawat, dan Fitriani harus didampingi tenaga medis selama perjalanan.

“Alhamdulillah sorenya tensi Fitriani sudah dapat mencapai titik normal setelah perjuangan tim dan tenaga medis, sehingga jadwal keberangkatan Fitriani tidak perlu ditunda hingga keesokan harinya,” papar Musfi Yendra.

Para sahabat dapat menyumbangkan aksi peduli lewat rekening BNI Syariah di no. rekening 234.666.666.6 untuk dapat membantu secara langsung mustahik kami. Dan dapat mengkonfirmasikan donasi yang disalurkan lewat telp. 0751-40098. (nisa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*