Deklarasi Program Permindo Kawasan Ramah Disablitas

Foto bersama Pelaksanaan Deklarasi Program Permindo Kawasan Ramah Disablitas di Palanta Rumah Dinas Walikota Padang Minggu (20/4) lalu.

Foto bersama Pelaksanaan Deklarasi Program Permindo Kawasan Ramah Disablitas di Palanta Rumah Dinas Walikota Padang Minggu (20/4) lalu.

Padang, PADANGTODAY.com-Permindo Kawasan Ramah Disabilitas, konsep yang ingin ditanamkan tokoh-tokoh masyarakat dibawah dukungan pemerintah, untuk mengangkat harkat kehidupan Masyarakat Disabilitas.

Dalam rangkaian agenda acara penutupan Konferensi Nasional Kesejahteraan Sosial ke VIII pada Minggu (20/4), dilaksanakan deklarasi Permindo Kawasan Ramah Disabilitas di Palanta Rumah Dinas Walikota Padang. Dilaksanakan oleh Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Padang, Komunitas Masyarakat Peduli Disabilitas (KMPD) dan LPM Kampung Jao Padang.

Deklarasi ini disaksikan langsung oleh Ketua DNIKS Prof. Haryono Suyono, Ketua Dewan Pembina Dompet Dhuafa, Parni Hadi, Kepala Cabang Dompet Dhuafa Singgalang, Musfi Yendra, Walikota Padang, Mahyeldi, Ketua LKKS Sumbar, Nevi Irwan Prayitno, Ketua PPDI Pusat, Gufron Sakaril, Ketua PPDI Sumbar, Joni Aulia, dan tokoh masyarakat lainnya.

“Masyarakat Disabilitas memiliki hak yang sama, bahkan pelayanan yang lebih baik dalam pemenuhan kebutuhannya. Adanya kawasan ramah disabilitas ini diharapkan dapat mempersempit ruang perbedaan antara kaum disabilitas dengan masyarakat umum sehingga terjalin toleransi serta sikap saling mendukung dan kerjasama dalam kehidupan sehari-hari,”Ungkap Haryono dalam sambutannya.

Tak berbeda dengan Haryono, mewakili dunia jurnalistik yang ia geluti selama ini, Parni Hadi, turut menyatakan apresiasinya terhadap pelaksanaan deklarasi ini. Bagi Parni, Media juga berperan penting sebagai wadah yang mendukung harkat kaum disabilitas untuk meraih kemerdekaan mereka dari belenggu kata ‘keterbatasan’.

“Media, menampung segala aktivitas dunia jurnalistik. Jurnalistik pada hakikatnya mengemban tugas kenabian untuk menyampaikan segala sesuatu secara amanah dan benar, namun juga mendidik, mencerahkan, serta menginspirasi umat, sehingga media mampu menyalurkan kekuatan dalam masyarakat agar berdaya dalam bersikap dan penuh cinta,” pungkas Parni.

Memandang dari segi prioritas mustahik Dompet Dhuafa Singgalang yang rata-rata merupakan kaum rentan, Musfi angka bicara tentang dukungannya terhadap deklarasi ini.

“Tak hanya menyamaratakan hak-hak mereka, kegiatan ini pastinya juga akan mengangkat harkat hidup mereka lebih baik karena akan mendukung mereka untuk meyakini bahwa merka memiliki posisi yang sama dalam berdaya guna di masyarakat,” pungkas Musfi.

Pelaksanaan deklarasi ini juga mendapat apresiasi dari walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah. Beliau berkata akan mendukng bentuk nyata dari perwujudan kawasan ramah disabilitas ini. (nisa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*