Dhino Army Mulya, Pintu Tim PON Sumbar Masih Terbuka

 

PADANG, PADANG-TODAY.com-Pelatih kepala tim Futsal PON Sumbar, Syafrianto Rusli menyayangkan sikap kapten tim Army Dhino Mulya terhadap klubnya Rafhely FC, yang tentunya berdampak langsung pada tim PON Sumbar.

“Kami juga menyayangkan sikap tim Pingdus yang tak sesuai dengan komitmen disepakati dengan Rafhely. Seharusnya Pingdus juga harus ikut membina mental pemain karena Dhino kami bina dari nol.”ujar Syafrianto.

Menurut Syafrianto, setelah bergabung dengan Pingdus, Dhino berubah 180 derajat sikap dan mentalnya. “Sebelumnya sikap dan mental Dhino bagus dan bisa jadi panutan teman-temannya, sehingga kami menunjuknya jadi kapten tim.”tambahnya.

Seperti diketahui Kapten tim Futsal PON Sumbar, Army Dhino Mulya, untuk sementara vakum berlatih dari tim Futsal PON Sumbar. Karena pemain tersebut lebih memilih bergabung ke Klub Liga pro Pingdus FC Surabaya.

Walau begitu, nama Dhino tetap tercantum sebagai anggota tim PON Sumbar alias belum dicoret. Selain itu nama Dhino juga sudah terdaftar sebagai calon atlet Sumbar di PON 2016 di KONI Provinsi Sumbar.

Ketua AFD Sumbar, H. Yasman Yanusar menyebutkan permasalahan Dhino ini murni dengan pihak klubnya, Rafhely FC. Karena dianggap melanggar perjanjian dan komitmen yang dtelah disepakati dengan pihak Pingdus FC Surabaya.

Dhino, yang sebelumnya dibina oleh klub Adrenaline FC dan dua tahun terakhir pindah ke Rafhely FC, juga sekarang dinyatakan bukan lagi pemain klub milik H. Yasman Yanusar itu.

“Kita tak tahu apa yang terjadi dengan Dhino. Sebelumnya perjanjian dengan Pingdus melalui pelatih Andri Irawan, jika ada iven atau turnamen, Dhino wajib mendahulukan tim Sumbar. Kalau kompetisi resmi baru mendahulukan Pingdus. Tapi kenyataannya dia lebih memilih membela Pingdus, padahal kompetisi Liga Pro belum digelar. Sementara Sumbar sendiri sedang serius mempersiapkan tim PON.”ucapnya.

“Dengan Kondisi seperti ini, jelas suka tak suka pelatih tim PON Futsal Sumbar Syafrianto Rusli dan manajemen tim PON terpaksa melepas Dhino. Semoga dia lebih berkembang di Pingdus.”tambah Pak Haji.

Walaupun demikian, H. Yasman juga tak akan mengabaikan hak Dhino sebagai warga Sumbar, jika suatu saat dia ingin kembali memperkuat tim Futsal PON Sumbar. Manajemen Tim PON tetap akan memberi peluang dan pintu tetap terbuka untuk Dhino.

“Namun untuk menentukan apakah dia bisa masuk tim kembali, manajeman sepenuhnya menyerahkan kepada tim pelatih. Karena pelatih yang akan menilai cocok atau tidak cara mainnya nanti untuk bergabung kembali ke Tim PON.”katanya.(can)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas