Di Padangpariaman, Petani Karet Mengeluh

Petani karet.

Petani karet.

PADANGPARIAMAN,PADANGTODAY.COM-Ratusan petani karet di Nagari Tandikat kecamatan Patamuan Kabupaten Padang Pariaman mengeluh karena rendahnya harga karet dipasaran. Dimana ketika harga normal berkisar antara Rp.15 ribu s/d 20 ribu perkilonya. Saat ini harga karet dibeli pedagang pengumpul hanya Rp.5.500 s/d Rp.6.000/kg setiap kilonya.

Rendahnya harga karet belakangan ini, membuat penyadap getah di Korong Sungai Kasikan Nagari Tandikat Kecamatan Patamuan harus banting stir mencari usaha lain, untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. “ Kok karajo iko sajo dipadok-an, (menyadap karet-red) bakalan ndak berasap dapur,” keluh Nasrul.

“ Harga kebutuhan sehari-hari melonjak naik, sementara hasil pertanian kita harga tak kunjung naik, saya berharap ini bisa menjadi perhatian pemerintah,” kata Nasrul salah seorang petani karet, di Korong Sungai Kasikan Nagari Tandikat Kecamatan Patamuan, kepada www.padang-today.com, Sabtu (28/03/2015).

Rendahnya harga karet belakangan ini, membuat penyadap getah di Korong Sungai Kasikan Nagari Tandikat Kecamatan Patamuan harus banting stir mencari usaha lain, untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. “ Kok karajo iko sajo dipadok-an, (menyadap karet-red) bakalan ndak berasap dapur,” keluh Nasrul.(wis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas