Di Payakumbuh, Anggaran Kelurahan Naik, Pelayanan Publik Harus Lebih Baik

Walikota Payakumbuh Riza Falepi, ST, MT.

Walikota Payakumbuh Riza Falepi, ST, MT.

Advertisements

Payakumbuh, PADANGTODAY.com-Sinyalemen Lurah delapan sembilan, masuk jam 08.00,  pulang pukul 09.00 WIB, masih didengar telinga Walikota Riza Falepi. Tak jarang, short message service (SMS) warga sampai ke telepon genggam Walikota dan Wakil Walikota, agar menjewer lurah indisipliner dan tak memiliki kinerja positif itu. Makanya, walikota kembali mewarning seluruh kepala kelurahan, agar meningkatkan semangat kerja dan pelayanan publik.

Saya sudah ingatkan kepala kelurahan melalui Sekdako, Asisten Bidang Pemerintahan dan Camat, agar sering turun ke lapagan, melakukan pengawasan terhadap disiplin dan kinerja lurah. Jika masih ditemukan lurah delapan sembilan,  copot saja jabatan lurah bersangkutan. Nol kilometerkan saja PNS tersebut,” tegas Walikota Riza Falepi di balaikota, Selasa (31/3).

Menurut lurah, pemko terus merancanang anggaran yang proposional terhadap kelurahan-kelurahan yang punya inovasi dan kreatifitas. Begitu juga terhadap  kelurahan yang telah digabung, akan mendapatkan kapling dana lebih besar, ketimbang kelurahan yang belum digabung. Pemko dan DPRD, akan membicarakan,  kemungkinan meningkatkan anggaran Rp100 juta lebih bagi kelurahan yang sudah digabung, katanya.

Karena itu, tegas walikota,  tugas kepala kelurahan makin kompleksitas. Semangat kerja dan disiplinnya harus tinggi, punya terobosan dan kreatifitas yang dinamis. Mampu menjalin kerjasama dengan seluruh elemen masyarakat, serta bersinergi dengan semua stakeholder yang ada dalam kelureahan bersangkutan.

”Jika semangat kerja lurah sudah lebih baik dan terukur, kepercayaan masyarakat kepada pemko akan lebih tinggi.  Jangan sampai ada lagi, warga mengeluhkan pelayanan di tingkat kelurahan lewat SMS kepada walikota,”  tegas Riza.

Terhadap kepala kelurahan yang diturunkan jabatannya menjadi kepala seksi, dikatakan, bagian dari punish terhadap lurah  delapan sembilan atau yang tak mampu memberikan pelayanan kepada publik.

”SMS warga yang masuk ke HP Saya, (walikota, red) cukup banyak terhadap nilai minus lurah bersangkutan. Namun demikian, terhadap lurah berprestasi akan dipromosikan pada jabatan lebih baik,” simpul walikota.(mnc)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*