Di Tanahdatar, Antrian Panjang di SPBU Warnai Langkanya BBM

Warga yang antri pengisian BBM di salah satu SPBU Tanahdatar, Senin (25/08).Tanahdatar, PADANGTODAY.com – Antrian panjang kendaraan bermotor roda dua dan roda empat masih memenuhi 3 SPBU di Batusangkar.

Antrian ini terjadi selama 3 hari belakangan ini, bahkan antrian kendaraan roda pun nyaris sampai sepanjang 1 KM, Minggu (24/08) malam sekitar pukul 23.00 WIB di SPBU Simpang Kiambang Lima kaum.

Hingga pagi tadi, Senin (25/08) terlihat beberapa kendaraan memarkirkan kendaraannya di beberapa SPBU, walaupun pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) tidak dilakukan mereka berharap mobil pasokan BBM datang dan mereka bisa langsung mengisi bahan bakar kendaraan mereka di SPBU ini.

Saat PadangToday.com mengkonfirmasi kepada salah seorang petugas SPBU Parak Juar yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa BBM habis karena terjadinya pengurangan jatah pasokan BBM sejak beberapa hari ini ke SPBU dan pengurangan ini sampai 50% dari kuota yang biasa di distribusikan utk SPBU.

“Pertamina mengurangi jatah pengisian BBM ke SPBU sebanyak 50%, hal ini jelas mengakibatkan antrian panjang. Saya tidak tahu kenapa pengurangan jatah ini terjadi,” katanya.

Dengan kelangkaan BBM selama telah 3 hari ini membuat harga bensin eceran pun melambung, di beberapa Pertamini (sebutan warung eceran BBM), para penjual mematok harga berkisar Rp 10.000,-  per liternya.

“Mau diapakan lagi, kami pun susah untuk mendapatkan BBM untuk di jual kembali, ini pun stok BBM lama yang ada, kalau masyarakat mau beli silahkan kalau tidak ya tidak apa apa, namun jika BBM telah stabil nanti harga mungkin akan kami kembalikan ke harga Rp 7000 per liternya,” ujar Pak Etek salah seorang penjual bensin di daerah Batusangkar. (romi)

Lewat ke baris perkakas