Diduga Malu Ketahuan Mencuri, Petani Bunuh Diri

Kapolsek Sikakap IPTU Hendri Bayola

Padang-today.com – Salah seorang petani Dusun Mapoupou Desa Makalo Kecamatan Pagai Selatan, Kabupaten Mentawai ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri di batang rambutan.

“Petani meninggal dunia atas nama Dapit Sakiadat (47) Dusun Mapoupou Desa Makalo Kecamatan Pagai Selatan,”kata Kapolsek Sikakap, IPTU Hendri Bayola di Mentawai

Ia menjelaskan, petani bunuh diri dengan cara gantung diri mempergunakan tali diikat batang rambutan di Dusun Mapoupou Desa Makalo Kecamatan Pagai Selatan.

Peristiwa bunuh diri dengan cara gantung diri dengan mempergunakan seutas tali Res di belakang rumah korban di pohon rambutan yang berjarak lebih kurang 15 meter.

Korban diduga melakukan bunuh diri karena merasa malu sebab pelaku ketahuan melakukan pencurian kayu gaharu karena berdampak kepada istrinya sebab menurut adat mentawai terutama di Dusun Mapopou siapa yang melakukan pencurian akan berdampak kepada pelaku, lanjut Hendri namun karena pelaku ada pagar dirinya yang mengakibat berdampak ke istrinya.

   “Inilah dugaan sementara penyebab bunuh diri dilakukan korban untuk mengakhiri hidupnya, karena malu ketahuan curi kayu gharu,”jelas dia.

   Ia menyatakan, kejadian di ketahui oleh anaknya saat membuang air cucian ke belakang rumah. Saat itu anaknya melihat korban tergantung di pohon rambutan dalam keadaan tdk bernyawa lagi /telah meninggal dunia.

“Selanjutnya anak korban melaporkan tersebut kepada warga masyarakat Dusun Mapopou. Korban langsung dibawa kedalam rumah untuk segera dimakamkan,”jelas Hendri.

    Polsek Sikakap sudah meminta  keterangan sejumlah saksi terkait  kasus bunuh diri dilakukan petani. Pihak keluarga korban tidak mau untuk dilakukan autopsi untuk mengetahui penyebab kematian petani ditemukan meninggal dunia.

   “Pihak kepolisan meminta membuat surat pernyataan penolakan untuk dilakukan autopsi dan tidak akan menuntut dari Ahli waris/pihak keluarga,”pungkas Hendri.(dg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas