Diduga Mencuri Barang-Barang Siswa SMK, HD Diringkus Tim Buser Polres Pariaman

 

PARIAMAN, PADANGTODAY.com-Diduga melakukan penjarahan barang-barang siswa-siswi SMK Negeri II Kota Pariaman, HD (23) oknum mahasiswa di salah satu perguruan swasta di Kota Pariaman, Senin (5/1) sekitar pukul 15.00 WIB diciduk tim buser unit 3 C Jajaran Polres Pariaman bersama buser Polsek Kota Pariaman di halaman kampusnya tanpa perlawananan berarti.

Dalam peristiwa tersebut HD (23) yang mengaku tinggal di Paguah Duku, Kenagarian Kuraitaji, Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padangpariaman berhasil menyikat delapan unit handphone dan satu laptom serta barang-barang berharga lainnya. Hingga berita ini diturunkan HD telah meringkuk dalam ruangan tahanan Mapolres Pariaman.

Kapolres Pariaman AKBP Gandung D Wardoyo SIK dan Kompol Masri ( Kapolsek Kota Pariaman ) ketika menjawab pertanyaan Padangtoday, kemarin, mengakui habis menangkap seorang oknum mahasiswa pada salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Pariaman berinisial HD, karena diduga mencuri barang-barang siswa-siswi SMK Negeri II Pariaman.

“Tersangka berhasil kita ungkap, karena terekam HD di camera CCTV SMK Negeri II Kota Pariaman. Saat itu semua siswa-siswi SMK lagi melaksanakan upacara bendera di halaman sekolah, Senin (5/1 sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itulah tersangka masuk ke dalam kelas siswa-siswi dan mengambil barang-barang dalam tas masing-masing,” ujarnya.

Akan tetapi, tersangka tidak mengetahui kalau sekolah tersebut memiliki camera CCTV. Akibatnya, aksi tersangka yang juga mantan siswa SMK Negeri II Pariaman tamatan tahun 2011 diketahui pihak sekolah dan menyerahkan rekaman CCTV kepada Polsek Kota Pariaman. Berdasarkan hal itulah polisi melakukan penangkapan tersangka di kampusnya.

Lebih jauh disampaikan Kanit Reskrim Polsek Kota Pariaman Ipda Husni Thamrim, kerugian siswa-siswa akibat HP dan laptopnya menelan kerugian sekitar Rp 9 juta. Namum, tersangka juga mengambil uang siswa-siswi senilai Rp 3 juta yang ada berada dalam tas. Akan tetapi, yang tersisa dari tangan tersangka hanya Rp 900 ribu.

“Kita meminta kepada semua sekolah di wilayah hukum Polsek Kota Pariaman agar menugaskan seorang siswa-siswi untuk piket menjaga orang maling masuk ke ruangan kelas. Semua itu penting agar apapun yang terjadi atau akan terjadi segera diketahui. Untungnya, sekarang sekolah memasang CCTV, sehingga pelaku cepat diketahui,” ujarnya.

Kemudian lagi kata Husni Thamrim, pelaku HD ini memang sering bermain di sekitar sekolah. Namun, aksi tindakan tersangka HD baru sekarang terungkap. Akan tetapi, diduga tersangka telah melakukan berulang kali. “Karena itu, kita sekarang melakukan pemeriksaan tersangka untuk pengembangan kasus lebih jauhnya,” tandasnya mengakhiri.(nur)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas