Diduga Pengguna dan Pemilik Sabu, RT Diserahkan Kepada Keluarga

Photo Ilustrasi Penangkapan Sabu sabu

 

Padang-today.com__Kepolsian Resor (Polres) Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), melepaskan salah satu terindikasi pengguna dan pengedar Narkotika jenis sabu warga Sungai Limau, Kuranji Hilir, Kecamatan Sungai Limau, untuk dikembalikan kepada keluarganya.

“ RT (58) salah satu yang diamankan bersama anaknya TP (30) warga Sungai Limau pada hari Kamis 11-10-2018 di lepaskan dari dugaan penguna dan penggedar narkotika jenis sabu-sabu. Karena RT yang bersangkutan dilepaskan dari penangkapan yang sudah dilakukan terhadap dirinya atau status penangkapan tidak dilanjutkan ke penahanan, karena tidak ditemukan unsur pidananya,” kata Kasat Narkoba Polres Kota Pariaman Iptu Suhardi ketika di Konfirmasi www.padang-today.com, Senin, 29-10-2018 di Pariaman.

Ia membenarkan adanya dugaan pengguna dan kepemilikan sabu oleh keluarga tersebut.  Setelah dilakukan pendalaman untuk kasus tersebut bahwa RT (58) bapak dari TP (30) diminta keterangan lebih lanjut.

“ RT diamankan bersama anaknya TP untuk diminta keterangan lebih lanjut tentang adanya indikasi pengguna dan pemakai Narkotika jenis sabu,” kata dia.

Ia menjelaskan, penangkapan RT dengan TP (30) berawal dari pengembangan kasus yang sebelumnya telah dilakukan penyelidakan terhadap (MS) yang diamankan di Sungai Geringgging. Dari hasil penyelidikan tersebut pihaknya mengamankan TP (30) anak dari Rustam (58) warga Sungai Limau pada 11-10-2018 hari Kamis sekitar pukul 15.20 WIB di Sungai Limau.

setelah di lakukan penyelidikan dan penyidikan atas nama RT tidak ditemukan adanya unsur tindak pidana pengguna dan kepemilikan Narkotika jenis Sabu-sabu.

“Setelah dilakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap RT, memang tidak ditemukan adanya unsur tindak pidana kepemilikan dan penguna Sabu. Atas dasar itulah pihak kami mengembalikan RT kepada keluarganya,” kata dia.

Hingga saat ini, kata dia, pihaknya telah melepaskan RT dari penangkapan yang sudah dilakukan terhadap dirinya dan mengembalikan mereka kepada keluarganya di Sungai Limau. Artinya, satus penangkapan terhadap dirinya tidak dilanjutkan ke penahanan. Sedangkan TP (30) anak dari RT bisa di jerat dengan Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman minimal lima tahun penjara.

Iptu Suhardi

Kemudian,lanjut dia,  di penghujung bulan Oktober ini pihaknya telah berhasil menangkap lima pelaku yang diduga sebagai pengguna dan pengedar narkotika jenis sabu-sabu di wilayah hukumnya.

“Kelima pelaku diamankan petugas selama dua minggu terakhir di lokasi dan waktu yang berbeda,” kata dia.

Pelaku pertama berinisial D (38) dan RK (32) diamankan petugas pada 4 Oktober 2018 karena diduga memiliki narkotika jenis sabu-sabu ukuran sedang sebanyak satu paket, tiga paket sabu-sabu ukuran kecil dan uang tunai sebesar Rp750 ribu.

Selanjutnya pada 11 Oktober 2018, pihak kepolisian setempat juga mengamankanTP (30) warga Sungai Limau karena diduga memiliki satu paket sabu-sabu. Lalu pihaknya juga mengamankan  MS (41) karena diduga memiliki satu paket kecil narkotika jenis sabu-sabu.

Terakhir, lanjutnya, pihaknya berhasil meringkus A (49) warga Desa Naras Kecamatan Pariaman Utara karena diduga memiliki satu paket narkoba jenis sabu-sabu.

Seluruh pelaku katanya, dikenakan pasal yang berbeda-beda seperti pasal 132 ayat 1 jo pasal 114 ayat 1 jo pasal 112 ayat 1 Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman minimal lima tahun penjara. (suger)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas