Diduga Terlibat Kasus Korupsi, Dua PNS di Agam Ditahan

Tersangka-Muzakir-dan-Usman-menitipkan-barang-bawaan--kepada-salah-seorang-pegawai-DKP-Agam-sebelum-dibawa-ke-LP-Padang--Lansano.

Advertisements

AGAM,PADANGTODAY.COM-Setelah diperiksa hampir 9 jam, akhirnya Kejaksaan Negeri Lubukbasung, Rabu (28/1) menetapkan dan menahan dua orang tersangka kasus tindak pidana korupsi pembangunan tempat pendaratan ikan di Maninjau Kecamatan Tanjungraya pada tahun 2012.

Dua orang tersangka tersebut masing-masing adalah M yang saat ini masih menjabat sebagai Kepala Bidang (Kabid) Penangkapan Pesisir Kelautan di Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Agam, serta U yang juga merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Kelautan dan Perikanan Agam.

” Setelah kita memperoleh hasil kerugian negara dari BPKP Sumbar sebesar Rp 578.898.392, kita kemudian memanggil kedua orang tersebut untuk dilakukan pemeriksaan dan penetapan sebagai tersangka serta penahanan. Pada kasus pembangunan tempat pendaratan ikan di Maninjau tersebut, kita menetapkan 3 orang sebagai tersangka, yakni Muzakir selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan Usman selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), sedangkan untuk satu orang lagi yang berinisial MM, masih dilakukan pemanggilan” kata Setyo Pranoto, Kajari Lubukbasung.

Para tersangka ini kemudian digiring oleh petugas kejaksaan dengan pengawalan anggota kepolisian masuk kedalam mobil yang akan mengantarkan dua orang PNS ini ke Lembaga Pemasyarakatan (LP) Padang Lansano Lubukbasung untuk ditahan selama 20 hari sebelum dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Padang. Keduanya dituntut dengan pasal 2 ayat 1 atau pasal 3 undang-undang nomor 31 tahun 1999 jo undang-undang nomor 20 tahun 2001 dengan hukuman maksimal 20 tahun kurungan penjara.(martunis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*