Diikuti 300-an Pelajar, PRM I/2014 Payakumbuh Ditabuh Walikota

Payakumbuh, PADANGTODAY.com-Babak baru untuk meningkatkan imtaq dan memperkenalkan budaya Minangkabau kepada pelajar Payakumbuh. Pekan Remaja Muslim (PRM) Kota Payakumbuh  I/2014, ditabuh Walikota Payakumbuh Riza Falepi, di Medan nan Bapaneh Taman Wisata Ngalau Indah, Minggu (19/10).  Sebanyak 300-an siswa SMA/SMK/MA swasta dan negeri, unjuk kekuatan dalam iven relegius yang akan dihelat selama sepekan, 19-26 Oktober mendatang.

Pembukaan PRM yang akan menjadi kalender tahunan, setiap menyambut 1 Muharam itu,  berlangsung cukup meriah. Seluruh peserta dengan berbagai pernak-perniknya hadir penuh semangat.  Dari jajaran pemko juga hadir Ketua DPRD YB. Dt. Parmato Alam, Asisten II Amriul, pimpinan SKPD serta para pejabat di jajaran Kantor Kementerian Agama. Selain itu juga hadir Ketua LKAAM I.Z. Dt. Rajo Simarajo, Ketua MUI Mismardi, Ketua Bundo Kanduang Hj. Misnah dan jajarannya serta pengurus KAN dari 8 nagari.

Walikota Riza Falepi dalam sambutannya mengatakan,  remaja adalah aset atau investasi berharga bagi sebuah negara.  Maju mundurnya sebuah negara, amat ditentukan dari kondisi remajanya hari ini. Walikota berharap, lewat iven PRM ini  akan mampu melahirkan remaja  berkarakter, berakhlak dan berbudi mulia.

Kecemasan orang tua dengan kenakalan remaja, akan dapat diminimalisir, jika seluruh sekolah dan nagari di kota ini, saling bersinergi memberikan nilai-nilai agama dan adat alam Minangkabau kepada  anak negeri ini. Pemko sudah menyiapkan wadah PRM   bagi kalangan remaja untuk berkompetisi dalam bidang agama dan budaya. Tinggal lagi bagi guru di sekolah  dan ninik mamak pemangku adat, untuk membina pelajar dan anak nagari, tegas walikota.

Sementara itu, Ketua DPRD Payakumbuh YB. Dt. Parmato Alam, selain memberikan apresiasi kepada pemko, juga berharap iven PRM ini dapat berlangsung setiap tahun. DPRD, katanya, akan memberikan dukungan penuh,  dalam mewujudkan visi dan misi kepala daerah dalam mewujudkan Payakumbuh yang religius berbasis adat basandi syarak, dan syarak basandi kitabullah. Harapannya, iven PRM ini, digelar lebih luas, melibatkan seluruh kecamatan.

Kepala Bagian Kesra Setdako Payakumbuh Yonrefli, S.Sos, MPE, selaku ketua panitia, diawal acara melaporkan,  PRM yang merupakan perwujudan dari visi dan misi kepala daerah itu,   mempertandingkan  11 mata lomba. Masing-masing bintang kasidah, puisi Islam, busana muslim, cerdas cermat,  khotbah Jum’at, MSQ, lomba pidato adat, lomba baju adat lombak ompek, baju kuruang basiba dan lomba salawat.

Lomba berlangsung sepanjang pagi dan siang. Sedangkan malam harinya,  publik yang datang berkunjung ke Medan nan Bapaneh, akan dihibur dengan musik bernuansa Islam, seperti gambus, asmaul husna, qasidah rebana dan salawat dulang.

Khusus untuk   lomba pidato adat, lomba baju adat lambak ompek  dan lomba baju kuruang basiba, pesertanya adalah anak nagari dari  seluruh kenagarian di Payakumbuh. Keterlibatan nagari, diharapkan, bakal menggairahkan semangat ninik mamak untuk menggali potensi budaya diseluruh nagari Payakumbuh.(malin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*