Dikalahkan Bie The Great 4-2, Langkah Futsal Sumbar Terhenti Di Babak 16 Besar

Skuat Tim Futsal SUmbar di Turnamen My Futsal 2015.

Skuat Tim Futsal SUmbar di Turnamen My Futsal 2015.

Advertisements

JAKARTA, PADANGTODAY.com– Langkah tim Futsal Sumbar akhirnya terhenti di babak 16 besar My Futsal International Tournament (MFIT) 2015. Lewat duel sengit, Sumbar harus mengakui keunggulan tim Bie The Great (BTG) Bekasi 2-4, Kamis (26/2) di Lapangan My Futsal, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Melawan tim milik Robie Murdani, perantau Minang asal Saningbaka Solok ini, Tim Sumbar benar-benar mendapat perlawanan yang sengit. Walaupun sudah diperkuat sang bintang, Randi “Akang” Satria, Sumbar tetap harus mengakui keunggulan BTG.

Padahal Sumbar sempat unggul cepat di awal pertandingan, ketika Yudi Fatra dan dan Fajri Setiawan mampu menjebol gawang BTG menit kekua dan ketiga. Namun, langsung memperkecil skor dua menit kemudian. Pertandingan pun berjalan makin seru dalam tempo tinggi. Namun skor 2-1 untuk BTG bertahan hingga jeda.

Diawal babak kedua, BTG semakin mengintensifkan serangan, dan kapten tim Raka Febianto mampu menyamakan skor 2-2 empat menit babak kedua berjalan. Gol penyama ini membuat Sumbar makin tertekan oleh tim juara Kit Futsalismo 2013 ini.

Akhirnya menit ke-36, pertahanan Sumbar jebol juga setelah menerima serangan bertubi-tubi BTG. Ahmad Peking mampu menjebol gawang Rangga Zaputra, untuk membawa timnnya unggul 3-2.

Ketinggalan dalam waktu empat menit Sumbar menerapkan permainan power play. Namun sayang, Sumbar justru kembali kebobolan disaat laga menyisakan waktu satu menit. Dengan demikian skor akhirpun 4-2.

Pelatih Syafrianto Rusli usai laga menyebutkan, anak-anak asuhnya sudah berusaha bermain semaksimal mungkin. Namun beberapa hal memang masih perlu dibenahi, misalnya masalah konsistensi permainan, menjaga ritme permainan. Padahal lawan sebenarnya juga tak terlalu istimewa.

“Seharusnya setelah unggul lebih dulu, anak-anak bisa bermain lebih enjoy dan lepas. Tapi sayangnya meraka mudah panik. Tapi biarpun begitu, saya yakin anak-anak ini punya prospek bagus. Mereka baru diberi latihan porsentase 60 persen.”ucap Syafrianto.

Dia juga menyebut, secara materi pemain tim yang sekarang memang masih butuh waktu untuk bisa seperti tim PON 2012. “Anak-anak kita sekarang lebih merata, beda dengan tim sebelumnya yang memang dihuni bebebrapa pemain yang punya kemampuan spesial,”ucapnya.

Sementara Ketua AFD Sumbar, H. Yasman Yanusar juga mengakui, BTG memang tim yang bagus dan lebih berpengalaman. “Tapi secara umum kita senang, banyak pengalaman berharga yang kita dapatkan di turnamen ini. Akan banyak bahan evalusi tim pelatih sampai di Padang nanti,” ucapnya.(can)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*