Dinas Kesehatan Gelar Sosialisasi Tas Filarisasi

Wabup Drs.H. Asyirwan Yunus, M.Si membuka Sosialisasi TAS Filariasis di Aula Kantor Bupati Sarilamak.

Wabup Drs.H. Asyirwan Yunus, M.Si membuka Sosialisasi TAS Filariasis di Aula Kantor Bupati Sarilamak.

Advertisements

Limapuluh Kota, PADANGTODAY.com-Sosialisasi Transmission Assesment Survey (TAS) Filariasis dinilai penting sebab menentukan Nilai Ambang Batas (Critical Cut Off). CCO akan menjawab apakah daerah ini terbebas dari Filariasis (Eliminasi Filariasis) atau tidak. Selain itu, sesuai dengan enam skala prioritas pembangunan Kabupaten Limapuluh Kota yang salah satunya di bidang kesehatan.

Hal ini diungkapkan oleh Wakil Bupati Kabupaten Limapuluh Kota Drs H Asyirwan Yunus MSi saat membuka sosialisasi yang digelar oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Limapuluh Kota tersebut di Aula Kantor Bupati Sarilamak, Kamis (23/10).
Hadir pada kegiatan ini Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Limapuluh Kota Dr.Adel Nofiarman, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota Radimas SPd, Direktur RSUD Ahmad Darwis, Camat se-Kabupaten Limapuluh Kota, Kepala SD dan Kepala Puskesmas.

Asyirwan Yunus, mengatakan bahwa kita harus mendukung dan menyukseskan program dan kegiatan pemerintahan terhadap masyarakat di Kabupaten Limapuluh Kota di sektor kesehatan.

“Kita tidak boleh setengah hati dalam menjalankan program-program kesehatan untuk masyarakat oleh karena itu diharapkan dengan kegiatan ini apa yang menjadi target bisa dicapai dengan baik, sehingga nantinya secara nasional daerah kita bisa menjadi yang pertama kali mendapat sertifikat Eliminasi Filariasis (Penyakit Kaki Gajah) dari Kementerian Kesehatan RI,” harap Asyirwan.

Asyirwan Yunus sangat mengapresiasi Dinas Kesehatan dan juga peserta sosialisasi yang hadir. Sebab, kegiatan sosialisasi ini mempunyai arti yang sangat penting sekali bagi kesehatan masyarakat. ” Diharapkan para peserta bisa mengikuti sosialisasi ini dengan baik, selain juga penyuluhan di masyarakat dan disekolah sehingga upaya pencegahan dan pemberantasan Filariasis bisa tercapai,” tandas Asyirwan.

Dr Adel Nofiarman dalam laporannya menyatakan bahwa sosialisasi kali ini diikuti oleh 100 orang peserta; Kepala Dinas Pendidikan, Direktur RSUD Achmad Darwis, Dinas Kesehatan, Camat se-Kabupaten Limapuluh Kota, Kepala Sekolah Dasar terpilih yang tersebar di 13 kecamatan sebanyak 39 SD ditambah 4 SD cadangan serta Kepala Puskesmas sebanyak 22 orang.
”Kegiatan ini merupakan evaluasi dari pengobatan massal Filariasis yang telah dilaksanakan, dimana evaluasi ini diadakan sebanyak dua siklus dengan interval dua tahun, ini merupakan pelaksanaan tahap II,” terang dr Adel saat menyampaikan laporannya di depan peserta kepada Wakil Bupati Asyirwan Yunus.

Sasaran dari pelaksanaan TAS Tahap II Tahun 2014 ini adalah siswa Sekolah Dasar (SD) kelas I dan II sebanyak 1548 orang dari 44 SD terpilih di 13 kecamatan di Kabupaten Limapuluh Kota. “TAS Tahap II Tahun 2014 ini akan dilaksanakan dari tanggal 18 sampai 21 November 2014 dengan rincian 13 sekolah dasar per harinya,”tutup Adel Nofiarman.(malin​)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*