Dinas PPP Kota Pariaman Gelar Sosialisasi Pelarangan Pemotongan Hewan Qurban

Padang-today.com__Dinas pertanian, Pangan dan Perikanan (PPP) Kota Pariaman gelar Sosialisasi Pelarangan pemotongan betina produktif dan tata cara pemotongan hewan qurban, bertempat di Hotel Al Madinah, Kamis (1/8/2019).

Acara yang dibuka langsung oleh Walikota Pariaman, Genius Umar ini diikuti sebanyak 160 orang yang terdiri dari Panitia Qurban, Pengurus mesjid dan musholla serta penyuluh agama se Kota Pariaman.

Genius Umar dalam sambutanya mengatakan ada 3 hal yang perlu diperhatikan dalam memilih dan memotong hewan qurban, yang pertama kita harus mengikuti kaidah kesehatan, jangan sampai hewan yang sakit dijadikan hewan qurban, sehingga akan menyebabkan menderita sakit apabila dikosumsi atau dimakan.

“Untuk itu kami meminta kepada Dinas Kesehatan dan juga Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan, untuk dapat mengecek semua hewan, baik sapi dan kambing, yang akan dijadikan sebagai qurban pada idul adha nantinya, dan berikan label atau tanda bahwa hewan ini, sehat untuk qurban”, ujarnya.

Kemudian, yang perlu diperhatikan adalah dalam tata cara pemotongan hewan qurban, tidak boleh sembarangan, ada tata caranya dalam islam, yang nantinya akan dijelaskan lebih lanjut oleh Ketua MUI Kota Pariaman dan Kepala Kantor Kemenag Kota Pariaman, dimana mereka menjadi narasumber dalam acara sosialisasi ini.

Setelah itu, dalam pemilihan hewan qurban, juga telah diatur dalam UU tentang Peternakan, dimana mengatakan bahwa tidak boleh memotong hewan qurban yang berjenis kelamin betina, sehingga pengembangbiakan hewan untuk korban, dapat terus kita kembangkan.

“Kita berharap, seluruh peserta yang hadir, dapat mengikuti acara ini sampai selesai, dan mendengarkan penjelasan dari narasumber yang dihadirkan pada kesempatan ini. Kami juga menantang kepada Dinas PPP Kota Pariaman, untuk dapat menggemukkan hewan qurban sendiri, dimana kebutuhan hewan qurban setiap tahunya, baik sapi maupu kambing mencapai 1000 ekor “, tukas Wako Pariaman ini.

Sementara itu Kepala Dinas PPP Kota Pariaman, Dasril mengatakan, acara ini diikuti sebanyak 160 orang yang berasal dari pengurus mesjid, panitia qurban dan penyuluh agama se Kota Pariaman.

“Saat ini, kami bersama dengan Kantor Kemenag Kota Pariaman sedang mengembangkan program Mubalig Bertani, dimana nantinya para pengurus mesjid, penyuluh agama dan mubalig, kita beri pelatihan dan bantuan, baik berupa hewan ternak maupun bibit”, ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan hewan qurban, baik yang berasal dari Kota Pariaman sendiri maupun dari Kabupaten Padang Pariaman, hal ini untuk memastikan hewan qurban yang akan kita potong benar-benar sehat”, tutupnya. (Herry Suger)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas