Dinkes Pastikan Vaksin Steril, Wabup Ferizal Imbau Masyarakat Tidak Cemas

Wakil Bupati Limapuluh Kota saat melaksanakan uji faksin, Rabu (27/7/2016).

Wakil Bupati Limapuluh Kota saat melaksanakan uji faksin, Rabu (27/7/2016).

Advertisements

Limapuluh Kota, PADANG-TODAY.com-Seluruh fasilitas kesehatan (Faskes) mulai dari Pustu, Puskesmas, hingga di Rumah Sakit Unit Daerah (RSUD) masih steril dan aman dari penyebaran vaksin atau obat palsu.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan, Rabu (27/7).

Kendati aman, Ferizal tetap meminta seluruh jajaran Dinas Kesehatan, serta Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) agar memperketat pengawasan distribusi obat. Hal ini diutarakan Wabup Ferizal, ketika melakukan sidak pengawasan ke sejumlah kantor fasilitas kesehatan, mulai dari  Puskesmas, depot penyimpanan obat Farmasi hingga ke kantor Dinkes.

“Kita imbau masyarakat tidak perlu cemas. Karena saya pastikan, Limapuluh Kota aman dari peredaran vaksin dan obat palsu,” sebut Ferizal.

Wabup yang siang itu meninjau langsung proses distribusi dan penyimpanan di depot penyimpanan obat Farmasi kawasan Tanjungpati, Harau, memastikan seluruh Faskes di Limapuluh Kota menyediakan vaksin asli. Sidak pengawasan itu, sengaja dilakukan buat menjawab keraguan masyarakat.

Sebab para orang tua, tambah Wabup yang akrab disapa Buya Feri ini, belakangan khawatir ketika ingin memberi imunisasi bagi anak-anak mereka. Kekhawatiran ini menyusul beredarnya kabar penyebaran vaksin palsu.

“Memang, banyak warga menanyakan ke saya, bagaimana penyebaran vaksin dan obat palsu, apakah juga sampai ke Limapuluh Kota. Makanya, kita lakukan penelusuran,” sebut Ferizal.

Dalam sidak pengawasan itu, Wabup sempat menanyakan ke petugas faskes soal ketersediaan dan penjualan vaksin yang ada di tempat usahanya, termasuk darimana (distributor) vaksin tersebut didapatkan. Dari sejumlah faskes yang dikunjungi, menurut Buya Feri tidak ditemukan adanya vaksin palsu.

“Semua vaksin berasal dari distributor resmi pemerintah yang sudah teruji dan diketahui kadar kualitasnya,” lanjut Ferizal.

Kepala Bidang Bina Jaminan dan Promosi Kesehatan Dinkes Elsi Risalma, turut memastikan sampai saat ini tidak ada temuan vaksin palsu beredar di faskes Limapuluh Kota. Sebelumnya, Dinkes bersama BPOM langsung terjun ke lapangan untuk melakukan pengecekan dan pengawasan. Dari beberapa kali pemeriksaan, hasilnya nihil.

Dia mengimbau kepada warga, supaya tidak lagi cemas untuk menggunakan vaksin di faskes yang ada, karena sudah aman, sebab vaksin didapat dari distributor resmi atas rekomendasi pemerintah. Dari beberapa kasus, vaksin palsu itu diduga banyak beredar di rumas sakit swasta. Karena distributornya bukan dari distributor resmi.

Dari informasi Kemenkes, vaksin palsu merupakan obat yang diisi ulang oleh para pelaku. Biasanya, pada kemasan obat masa layak pakai terlihat dikaburkan, serta dijual murah dibawah harga standar.

“Kini, seluruhnya (vaksin palsu, red) itu kini sudah ditarik kembali, jadi sudah bisa dipastikan aman dan steril,” ungkapnya.(rel/Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*