Dipanggil Tidak Datang,Polisi Tahan Dua Orang

Padang-today.com –  Penyidik Polresta Padang beberapa kali memanggil diminta keterangan namun tidak datang,petugas menahan dua orang dalam kasus dugaan perusakan kantor DPD Golkar Sumbar.

      “Mereka ditahan inisial “H”dan “AH”, dijemput paksa oleh penyidik Reskrim Polresta Padang,”kata Wakapolresta Padang, Kobul Syahrin Ritonga ketika ditemui.

    Ia menjelaskan,kedua orang yang ditahan tersebut karena tidak kooperatif ketika dilakukan pemanggilan terkait kasus perusakan.

    Penyidik Reskrim Polerta Padang sudah beberapa kali memanggil mereka untuk dimintai keterangan terkait dugaan perusakan kantor DPD Golkar Sumbar,namun tidak datang.

     “Makanya penyidik jemput paksa dan langsung ditahan di Mapolreta Padang,”jelas Kobul Syahrin Ritonga.

    Ia menambahkan,penyidik Reskrim Polresta bakal memanggil Arival Boy Ketua DPD Golkar Sijunjung.

    “Khusus untuk pemanggilan Arival Boy Ketua DPD Golkar juga menjabat kepala daerah harus sesuai dengan mekanisme,”imbuhnya.

    Ia menyatakan,penyidik reskrim Polresta Padang masih mengumpulkan bukti yang lain serta memanggil beberapa orang saksi dalam kasus dugaan perusakan kantor DPD Golkar Sumbar.

     “Ada beberapa orang lagi saksi di panggil dalam kasus tersebut,”katanya.

      Kasus dugaan perusakan kantor DPD Golkar Sumbar terjadi pada 15 April 2018.
Pada saat ini DPD Golkar Sijunjung melakukan Musda di kantor DPD Golkar Sumbar.

     Saat Musda terjadi keributan sehingga mengakibatkan kaca ruangan rapat pecah,beberapa pot bunga yang ada di luar hancur,serta meja tamu juga rusak.

    Kerusakan tersebut Mikadri Miyar merupakan kader Golkar melaporkan ke Polresta Padang dengan Surat laporannya bernomor LP/936/K/IV/2018/ SPKT Unit II Polresta Padang atas tuduhan dugaan perusakan kantor DPD Golkar Sumbar yang berada di jalan Rasuna Said No.79 Padang. (nat)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*