Dipecat Tanpa Alasan, Sopir Bus Paraguay Jahit Mulut

dipecatParaguay, PADANGTODAY.com – Elvio Cristaldo dan Eligio Martinez nekat menyalib dirinya, sementara rekannya Clemente Lovera menjahit mulut dia. Ketiganya juga enggan makan dan minum. “Kami melakukan ini agar pekerjaan kami dikembalikan,” ujar mereka.

Tiga sopir bus di Paraguay telah menjahit mulut dan memaku tangan mereka sebagai protes pada perusahaan tempat ketiganya bekerja. Mereka diputus hak kerja tanpa alasan yang jelas.

Ketiganya tinggal di wilayah kumuh Provinsi San Lorenzo. Mereka dipecat sebab menolak kerja lembur.

Para sopir ini sudah memaklumi hanya akan dibayar jika ada perjalanan. Namun sejumlah perjalanan telah dibatalkan oleh perusahaan dengan alasan tidak ada armada bus.

Tak hanya sekali sopir-sopir di Praguay protes soal pekerjaan mereka. Agustus tahun lalu delapan sopir protes pemecatan mereka. Mereka seluruhnya memaku tangan di sebuah salib dan menempatkan diri selama 20 hari di depan terminal Luque, 12 kilometer dari Ibu Kota Asuncion.

Masing-masing pemrotes juga ditempatkan di samping peti mati. Mereka terus melakukan hal itu hingga pekerjaannya kembali.(mr/nol)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas