Dirjen Kelautan Kunjungi Pokmaswas, Potensi Perairan Limapuluh Kota Tinggi

Bupati-Alis-Marajo meninjau Pokmaswas Nago Sakti di Lubuak Nago.

Bupati-Alis-Marajo meninjau Pokmaswas Nago Sakti di Lubuak Nago.

Limapuluh Kota, PADANGTODAY.COM -Pokmaswas Nago Sakti dinilai Tim Penilai Lomba Pokmaswas Tingkat Nasional. Dipimpin Tim Penilai Pokmaswas Tingkat Nasional Sundarie dari Dirjen Pengawas Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementrian Kelautan dan Perikanan RI, penilaian dilangsungkan, Rabu (22/10).

Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Nago Sakti Jorong Lubuk Nago Nagari Pangkalan Kecamatan Pangkalan Koto Baru Kabupaten Limapuluh Kota mewakili Provinsi Sumatera Barat dalam Lomba Pokmaswas Tingkat Nasional 2014.

Kabupaten Limapuluh Kota memiliki potensi perairan umum daratan yang cukup besar, dilalui oleh 13 sungai sepanjang 498 Km, meliputi Batang Sinamar, Batang Liki, Batang Mahat, Batang Lampasi, Batang Agam, Batang Kapur, Batang Mongan, Batang Paiti, Batang Manggilang, Batang Namang, Batang Mungo, Batang Sianipan dan Batang Nenan. Bupati Limapuluh Kota dr Alis Marajo Dt Sori Marajo pada acara Penilai Lomba Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Lubuak Larangan Tingkat Nasinal,Selasa (21/10) di Lubuak Nago.

Potensi perairan umum daratan daerah yang termamfaatkan baru sebesar 13,7% dan masih tersedia peluang pengembangannya sebesar 86,3% lagi untuk kegiatan perikanan tangkap kegiatan lubuk larangan .Produksi perikanan tangkap tahun 2012 sebanyak 309,4 ton mengalami peningkatan signifikan sebesar 374 ton tahun 2013,tambah Alis Marajo.

Pengelolaan perairan umum dalam bentuk lubuk larangan memberikan sumbangsih yang besar. Besarnya hasil dan dampak keberadaan diimbangi dengan pengelolaan lubuk larangan dengan system zonasi, jelas Alis Marajo.

Ketua kelompok Pokmaswas Nago Sakti Duptrial Melaporkan kegiatan mengelola dan mengawasi lubuk larangan seluas 48.000 M2, dibagi atas tiga zona. Zona Inti dengan Luas 300 m x 40 m = 12.000M2, zona Perikanan Berkelanjutan dengan luas 300 m x 40 m = 12.000 M2 dan Zona Pemanfaatan dengan Luas 600 m x 40 m = 24.000M2.

Pencapaian Pokmaswas Nago Sakti, menjadi wakil Kabupaten Limapuluh Kota untuk penerima Kalpataru tahun 2014 kategori Kelompok Penyelamat Lingkungan. Juara  I Lomba Pokmaswas tingkat Provinsi Sumbar 2014, Juara I Lomba POkmaswas TK.Kabupaten Limapuluh Kota 2014, menjadi contoh bagi daerah sekitar dampak terhadap kelestarian perairan munculnya populasi ikan asli perairan umum seperti Kapiek,Tabiang Alan, Masai dan lainya, tambah Duptrial.

Selain itu juga Menciptakan dan menjaga kelestarian perairan, meningkatkan pengelolaan perairan umum daratan untuk memotifasi masyarakat dalam membangun akses wisata, akhir kata Duptrial.(malin​)

One comment

  1. Mantap…
    Mari kita kembangkan potensi perairan umum yang sangat besar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*