Disarankan Tidak Konsumsi Ikan Tuna Bagi Wanita Hamil

tunaPADANGTODAY.com – Penemuan ini dipublikasikan online pada hari Kamis (21/08/2014) dan akan dimuat dalam Consumer Reports edisi Oktober 2014. Karena ibu hamil tidak bisa memperkirakan kadar merkuri dalam tuna maka mereka menyarankan untuk tidak mengonsumsi ikan tuna sama sama sekali saat masa kehamilan. FDA menyarankan konsumsi tuna kalengan pada tahun 2004. Selanjutnya rekomendasi konsumsi seafood akan dirombak segera.

Advertisements

�“Tuna adalah salah satu ikan yang tinggi kandungan merkurinya. Tipe yang disajikan dalam sushi kandungan merkurinya tinggi, tapi bahkan tuna kalengan varian light yang cenderung aman dikonsumsi mempunyai kadar merkuri tinggi,” tutur Jean Halloran, Director of Food Policy Initiative di Consumer Reports.

Menurut Wall Street Journal (22/08/2014) rancangan rekomendasi baru yang akan disetujui masih menambahkan tuna kalengan light sebagai ikan rendah merkuri. Walaupun ikan kaya kandungan asam lemak omega 3, kandungan merkuri bisa memicu kebutaan dan gangguan pendengaran pada janin.

Untuk seafood yang rendah merkuri, Consumer Report mengacu pada data dari Environmental Protection Agency. Dikatakan salah satu ikan yang direkomendasikan untuk dikonsumsi ibu hamil ada salmon karena paling aman. Jika tidak bisa membeli salmon segar, salmon kalengan adalah alternatif lebih baik dibandingkan tuna kalengan.

(dk/nol)