Disdikbud Padangpanjang Pastikan PBM Dimulai di Tahun Ajaran Baru

ILUSTRASI

Padangpajang, TODAY–Menyikapi kebijakan penghapusan PSBB seiring penerapan new normal selepas 7 Juni mendatang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padangpanjang siapkan sejumlah ketentuan Proses Belajar Mengajar (PBM).

Kepala Disdikbud Kota Padangpanjang, Thabrani mengatakan meski Pemerintah Kota (Pemko) memutuskan untuk penerapan new normal, pelaksanaan PBM secara tatap muka akan dilakukan di tahun ajaran baru pada 13 Juli mendatang. Dalam pelaksanaannya, setiap sekolah juga diharuskan memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah disiapkan.

“Mengingat masa PBM tahun ajaran 2019/2020 sudah dipenghujung, maka kami memutuskan untuk tidak menerapkan sistem tatap muka. Nanti di 13 Juli, untuk sementara kita menyiapkan langkah PBM tatap muka dengan durasi setengah dari jam belajar normal,” ujar Thabarani melalui selularnya, Minggu (31/5).

Terkait dengan SOP PBM yang telah disiapkan Disdikbud, diantaranya dikatakan setiap sekolah wajib menyediakan alat cuci tangan di setiap ruang kelas belajar (RKB). Sembari menunggu instruksi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), PBM dirancang dua shift untuk memastikan penerapan physical distancing.

Selain itu juga dikatakan, kepada pihak sekolah untuk mensosialisasikan kepada para orangtua serta peserta didik tentang pola pembelajaran. Setiap peserta didik juga diwajibkan menggunakan masker selama mengikuti PBM tatap muka.

“Kita sudah sosialisasi terhadap semua sekolah SD dan SMP negeri dan swasta, kecuali sekolah madrasah. Kita juga sudah meminta jajaran guru untuk membuat bahan ajar berbentuk visual, yang digunakan sebagai pengganti tatap muka yang dikurangi 50 persen,” pungkas Thabrani. (ka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas