Diskominfo Payakumbuh Gelar Studi Komparatif ke Pemko Pekanbaru

Diskominfo Payakumbuh Gelar Studi Komparatif ke Pemko Pekanbaru

Diskominfo Payakumbuh Gelar Studi Komparatif ke Pemko Pekanbaru

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Selaku Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru terbentuk, Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Payakumbuh menggelar studi komparatif bersama mitra wartawan ke Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Studi komparatif digelar di ruang Multimedia Media, Kantor Walikota Pekanbaru, Selasa siang (10/5/2017).

Kadiskominfo Kota Payakumbuh, Elvi Jaya menyampaikan ada 72 orang yang tergabung dalam rombongan Payakumbuh yang mengikuti studi komparatif kali ini. Rombongan terdiri dari 12 orang dari Diskominfo, 10 orang dari Bagian Protokoler dan Dokumentasi, dan 50 orang jurnalis dari Balai Wartawan Luak Limopuluah. Elvi Jaya menyampaikan terima kasihnya atas sambutan dari Pemko Pekanbaru khususnya Diskominfo Kota Pekanbaru yang sudah mau berbagi ilmu dan informasi sehingga menjadi pembelajaran bagi Diskominfo Payakumbuh.

Sementara itu Kadiskominfo Pekanbaru, Firmansyah Eka Putra, pertama sekali menyampaikan pengenalan tentang Kota Pekanbaru. Dimana Firmansyah menyebutkan sumber PAD Pekanbaru umumnya berasal dari 3 sektor yakni perdagangan, jasa, dan industri. Oleh sebab itu Pekanbaru dikenal dengan Kota Wirausaha.

“Persis sama dengan Payakumbuh, Walikota kami juga baru terpilih untuk periode kedua. Di periode pertama visi kami adalah Kota Metropolitan yang Madani. Untuk periode kedua adalah Smart City yang Madani. Smart City dalam artian tata kelola kota secara modern,” ujar Firmansyah.

Firmansyah menyampaikan Diskominfo Pekanbaru fokus pada 4 hal yakni terkait dengan pembudayaan teknologi, informasi publik, telekomunikasi dan informasi, serta pelayanan infrastruktur. Terkait informasi publik khususnya pembinaan media dan jurnalistik, Diskominfo Pekanbaru sepakat dengan semangat Dewan Pers yang mendorong terwujudnya insan pers yang profesional.

Firmansyah mengakui pers adalah mitra strategis untuk publikasi dan sosialisasi program dan kegiatan Pemko agar masyarakat tahu dan ikut berpartisipasi. Oleh karena itu Diskominfo Pekanbaru telah mengadakan program kemitraan dengan media dan tentu Ada anggarannya.

“Berhubung anggaran kami terbatas, tidak semua media yang kami ajak bermitra. Oleh karena itu ada semacam seleksi dan verifikasi sebagai penyesuaian terhadap anggaran. Seleksi dan verifikasinya tentu lebih longgar persyaratannya daripada dewan pers. Agar tidak terjadi gejolak, seleksi dan verifikasi kami buat setransparan mungkin,” lanjut Firmansyah.

Untuk publikasi, Diskominfo lebih memilih advertorial daripada iklan di koran. Wartawan yang sudah bermitra ditugaskan langsung ke OPD terkait sehingga berita menjadi unik dan tidak copy-paste. Selain itu, seiring perkembangan zaman, Diskominfo Pekanbaru juga memanfaatkan seluruh media sosial untuk menyebarluaskan informasi kegiatan Pemko Pekanbaru agar mendapatkan feedback positif dari masyarakat.

Acara studi komparatif ditutup dengan tukar plakat antara Diskominfo Payakumbuh dengan Diskominfo Pekanbaru. Turut hadir dalam pertemuan tersebut rekan pers yang tergabung dalam Fortaru (Forum Pewarta Pekanbaru).(rel/Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*