Dispen : Banyak Bangunan SD dan SMP Dinilai Perlu Direhabilitasi

Ilustrasi.

Ilustrasi.

Jakarta, PADANGTODAY.COM-Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat mencatat ada puluhan bangunan Sekolah Dasar atau SD dan SMP yang dinilai perlu segera direhabilitasi. Kondisi bangunan-bangunan itu berbeda jauh dengan gedung SMA atau SMK yang sebagian besar layak dan baik.

“SMA/SMK lebih memenuhi syarat dibanding dengan tingkatan SD, perbandingannya jomplang. SD memang mengkhawatirkan, rawan ambruk,” tutur Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Suku Dinas Pendidikan 2 Jakarta Barat Eyo Sunarya, Selasa (14/4/2015).

Eyo menjelaskan, di wilayah Suku Dinas Pendidikan 2 Jakarta Barat yang mencakup Kecamatan Kembangan, Kebon Jeruk, Palmerah, dan Grogol Petamburan, ada 39 SD dan SMP yang sudah ditargetkan untuk direhabilitasi tahun ini. Rehabilitasi yang dilakukan beragam, mulai dari rehab total hingga hanya rehab ringan.

Empat sekolah yang akan menjalani rehab total adalah SD Negeri Joglo 1, Joglo 2, Joglo 3, dan Joglo 4. Rehab total ini akan ditangani langsung oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta. Sedangkan untuk rehab berat dan sedang, menjadi ranah Suku Dinas Pendidikan wilayah masing-masing.

Adapun SD Negeri Meruya Selatan 4 dan Meruya Selatan 5, tutur Eyo, sempat keberatan hanya diberi izin untuk rehab berat. Mereka lebih menginginkan rehab total.

Gambaran rehab total sendiri mencakup hampir keseluruhan aspek, mulai dari awal pembangunan, pondasi, sampai selesai. Untuk rehab berat mencakup perbaikan kap atas atau genting, plafon, pengecatan, kusen dan jendela pintu, dan perbaikan lantai.

Sementara itu rehab sedang hanya termasuk pengecatan dan mengganti atau memperbaiki pintu-pintu yang rusak tanpa memperbaiki kap atas atau genting.

Eyo menjelaskan, khusus untuk tahun ini, pihaknya akan berfokus pada perawatan dan perbaikan beberapa sekolah yang sudah ditargetkan menjalani rehabilitasi. Dengan demikian tahun depan, dari sisi sarana dan prasarana, diharapkan sekolah-sekolah di Jakarta Barat bisa lebih lengkap lagi.

“Kita fokus dulu di tahun ini. Biar gimana pun, bangunan lebih penting kan. Kita mikir dulu gimana supaya gedung sekolah aman, baru mikirin sarana prasarananya,” tambah Eyo.

Pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah DKI 2015 ini, Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI mengalihkan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah ke Dinas Pendidikan DKI sebesar Rp 755,3 miliar.

Jumlah ini terdiri dari rehabilitas 41 gedung sekolah. Rehabilitasi total itu dilaksanakan di gedung SD Negeri Joglo 01/02, 03/04 senilai Rp 29.986.473.512 serta kegiatan rehabilitasi total gedung SD Negeri Lagoa 07/08 senilai Rp 12.647.641.857, dan lain-lain.

(adp/mms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*