Display Proyek Integrasi Dan Ekspedisi Santri Perguruan Diniyyah Putri Bantu Program Pemerintah

Padang Panjang, Padang-Today.com – Perguruan Diniyyah Putri Kota Padang Panjang mengadakan Display Proyek Integrasi dan Ekspedisi Santri tingkat MTsS DMP dan SMP Diniyyah Putri serta MAS KMI Diniyyah Putri di Gedung Pertemuan Zainuddin Labay El Yunusiy, Kamis (20/12).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Gubernur Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) yang diwakili oleh Kepala Bidang Sosial Ekonomi Ir. Sunyati, M.Pd, turut hadir Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Prov. Sumbar yang diwakili oleh Kasi Pondok Pesantren Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Yosef Khairul , Kepala Dinas Pendidikan Prov. Sumbar yang diwakili Koordinator Pengawas Pendidikan Prov. Sumbar Tabrani, M.Pd, Walikota Padang Panjang Fadly Amran, BBA, Kepala Kemenag Kota Padang Panjang yang mewakili, Pimpinan Perguruan Diniyyah Putri Fauziah Fauzan El Muhammadi, SE, AKt, M.Si, Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Panjang Dr. Desmon, M.Pd, Bupati Kabupaten Agam yang diwakili Asisten II Ir. Jetson, M.Sc, Bupati Kabupaten Solok yang diwakili , Bupati Kabupaten Pesisir Selatan yang diwakili Kepala Kesbangpol, unsur Forkopimda, Kepala OPD, Kepala Sekolah, Majelis Guru serta Santri Perguruan Diniyyah Putri.

Dalam sambutan Gubernur, Sunyati mengatakan selamat kepada seluruh santri yang telah mengimplementasikan ilmu yang didapat selama pembelajaran dilaksanakan langsung dilapangan.

“Kami sangat bangga sekali, semoga dengan persentasi proyek integrasi ini dapat melahirkan lagi santri-santri yang cerdas, kreatif dan inovatif sehingga dapat menjadi generasi penerus yang merubah kearah yang lebih baik,” ujarnya.

Sunyati juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Perguruan Diniyyah Putri atas upaya-upaya yang telah dilakukan, semoga ini menjadi amanah di sisi Allah SWT.

Dikesempatan yang sama, Fadly menyebutkan sangat mengapresiasi akan kegiatan proyek integrasi yang diterapkan oleh Perguruan Diniyyah Putri terhadap santrinya yang berhubungan dengan pengembangan materi pembelajaran. Disini, siswa dituntut mampu menerapkan dan mengembangkan ilmunya sesuai dengan maksud dan tujuan dari pembelajaran yang disampaikan.

“Kami berharap dengan kegiatan proyek integrasi ini, akan dapat memberikan saran dan masukan kepada pemerintah daerah, khususnya tentang persoalan, jalan keluar atau potensi-potensi yang ada di suatu daerah dapat dikembangkan untuk kedepannya,” ujar Fadly.

Sementara itu, Tabrani mengatakan sangat bangga dengan kemampuan anak- anak yang sudah mampu berbicara didepan umum.

“Kemampuan anak-anak sekarang sangat jarang ditemui, tidak banyak anak-anak sekarang yang berani berbicara di depan umum,” jelasnya.

Tabrani juga mengatakan apresiasi kepada Perguruan Diniyyah Putri yang telah menyiapkan generasi emas yang akan menjadi pemimpin di tahun yang akan mendatang.

Terakhir, Fauziah Fauzan menambahkan kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan Perguruan Dinniyyah Putri di setiap akhir semester pertama.

“Santri-santri dibimbing untuk bisa mengintegrasikan semua bidang yang telah mereka pelajari dan mencoba menyelesaikan setiap masalah yang ditemui selama mereka melakukan kegiatan tersebut,” kata Fauziah yang akrab di panggil Zizi.

Presentasi dan Pameran Hasil Proyek Integrasi Santri untuk tahun ini dilaksanakan di Kabupaten Solok yakni GOR Batu Batupang, Stadion Tuanku Tabiang, Pulau Belibis Kota Solok serta Danau Kembar, Kabupaten Agam yakni Kenagarian Matua Hilia dan Matua Mudiak, serta Kenagarian Bayua Maninjau, Kabupaten Pesisir Selatan yakni Ekspedisi Painan, Salido, Sago dan Kawasan Pulau Mandeh.

Dipenghujung kegiatan, Gubernur yang mewakili didampingi Walikota Padang Panjang bersama rombongan lainnya melakukan pemotongan pita tanda dibukanya kegiatan proyek integrasi serta melihat stand pameran hasil proyek integrasi santri tersebut. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas